Ekonomi dan Bisnis

Gandeng Bank Aladin Syariah, Flip Integrasikan Layanan dengan Rekening Syariah

Jakarta – Flip, platform layanan keuangan digital, menggandeng Bank Aladin Syariah untuk mengintegrasikan layanan rekening tabungan syariah melalui aplikasi Super Flip.

Co-Founder dan Presiden Direktur Flip, Rafi Putra Arriyan mengatakan, integrasi layanan tabungan syariah ke dalam aplikasi Flip diharapkan turut membuka jalan bagi perluasan akses perbankan syariah secara aman, mudah, dan menguntungkan.

“Salah satu bentuk konkret dari misi ini adalah hadirnya tabungan syariah dengan imbal hasil tertinggi yang dijamin oleh LPS Tercatat,” jelasnya.

Menurutnya, integrasi layanan Super Flip ini sejalan dengan agenda transformasi digital nasional serta mendukung target pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, khususnya yang berbasis syariah.

Baca juga: Flip Luncurkan ‘Flip Deals’ untuk Bantu Belanja Hemat di Shopee

“Kami berharap dengan menggabungkan teknologi Flip dan keahlian perbankan syariah dari Bank Aladin, kami bisa memberikan pilihan ke masyarakat Indonesia untuk menggunakan layanan finansial yang tidak hanya berbasis syariah namun juga mudah, menguntungkan, dan dapat diandalkan,” ujarnya.

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi, menambahkan bahwa peluncuran Super Flip menjadi bukti nyata pendekatan Banking-as-a-Service (BaaS) yang membuka akses layanan keuangan syariah lebih luas melalui integrasi langsung di aplikasi mitra.

“Sebagai bank digital yang berkomitmen pada prinsip syariah, kami percaya bahwa embedded finance seperti ini adalah masa depan perbankan syariah — menghadirkan layanan yang relevan, aman, dan mudah dijangkau,” bebernya.

Baca juga: Imbas Ekonomi Global, Startup Transfer Uang Flip PHK Karyawan

Diketahui, Flip kini telah memiliki lebih dari 15 juta pengguna. Dari sisi layanan internasional, transaksi melalui Flip Globe menunjukkan peningkatan signifikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat Indonesia untuk mengirim uang ke luar negeri.

Data internal Flip mencatat jumlah pengguna, transaksi, dan volume pengiriman uang melalui Flip Globe tumbuh sekitar 3 kali lipat dalam 2 tahun terakhir.

Berdasarkan laporan Statista, nilai pengiriman uang ke luar negeri untuk keperluan personal dari Indonesia mencapai 9,8 miliar dolar AS sepanjang 2023. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

10 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

10 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

11 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

11 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

12 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

12 hours ago