Tips & Trick

Gampang Banget! Begini Cara Cek Tarif Tol Mudik Lewat Google Maps

Jakarta – Menjelang mudik Lebaran 2025, berbagai hal perlu dipersiapkan dengan matang, termasuk perkiraan biaya tol bagi pemudik yang mengunakan mobil pribadi.

Kini, Anda bisa dengan mudah mengecek estimasi tarif tol menggunakan aplikasi Google Maps.

Selain membantu menemukan rute terbaik, Google Maps kini juga menyediakan informasi perkiraan biaya tol yang harus dibayar.

Baca juga : Simak! 5 Langkah Penting Agar Rumah Tetap Aman saat Ditinggal Mudik Lebaran

Cara Cek Estimasi Tarif Tol Lebaran

Untuk mengetahui estimasi tarif tol menggunakan Google Maps, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Google Maps di smartphone.
  2. Klik profil di pojok kanan atas, lalu pilih “Settings”.
  3. Gulir ke bawah hingga menemukan “Navigation”, lalu klik.
  4. Pada bagian “Route options”, pilih “Avoid tolls” geser toggle ke kanan untuk mengaktifkan fitur estimasi pembayaran tol.
  5. Pada bagian “Toll Price” geser toggle ke kanan.
  6. Lalu, kembali ke halaman pertama navigasi, pilih rute keberangkatan dan tujuan. Google Maps akan menampilkan estimasi biaya tol yang perlu dibayar.
Baca juga : Jangan Abaikan Perlindungan! Ini Pentingnya Asuransi saat Mudik Lebaran

Cek Daftar Tarif Tol 2025 secara Online

Selain melalui Google Maps, Anda juga bisa mengecek daftar tarif tol secara lengkap melalui laman resmi Kementerian PUPR. Berikut caranya:

  1. Buka laman https://mudik.pu.go.id  di ponsel Anda.
  2. Gulir ke bawah dan pilih “Daftar tarif tol”.
  3. Anda akan melihat daftar tarif tol beserta golongan kendaraan.
  4. Untuk mencari tarif tol di rute tertentu, gunakan fitur “Find in page” di browser dengan mengetikkan nama wilayah, misalnya “Purwekerto”. Sistem akan langsung mengarahkan Anda ke baris tarif tol wilayah tersebut.

Demikianlah cara mengecek estimasi biaya tarif tol mudik Lebaran 2025 jika Anda menggunakan moda transportasi mobil pribadi. Semoga bermanfaat! (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

6 mins ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

23 mins ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

43 mins ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

1 hour ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

2 hours ago

Askrindo Berangkatkan 500 Peserta Mudik Gratis BUMN 2026 dengan Perlindungan Asuransi

Poin Penting PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memberangkatkan 500 peserta dalam Program Mudik Gratis BUMN… Read More

2 hours ago