Categories: Otomotif

Gaikindo Tegaskan Tak Pasang Target di GIIAS

Kondisi ekonomi yang ada saat ini membuat Gaikindo lebih realistis dan tak mematok target dalam gelaran GIIAS. Novita Adi Wibawanti.

Tangerang–Pameran otomotif yang digelar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya Gaikindo memasang target penjualan dalam setiap pameran yang mereka helat, tahun ini hal tersebut tidak lagi terjadi. Dalam gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Gaikindo tak sedikit pun menyebut berapa target penjualan produk-produk otomotif yang mereka tampilkan.

“Sebetulnya  tidak ada target. Kita melihat kondisi yang ada saat ini dimana penjualan mobil turun 18%,” ujar Sudirman MR, Ketua Umum Gaikindo di acara GIIAS.

Menurut Sudirman, acara GIIAS ini lebih kepada upaya Gaikindo untuk memperluhatkan kepada dunia international tentang produk otomotif yang ada di Indonesia beserta tekhnologi-tekhnologi yang digunakan.

“Pameran ini harus sukses dan menjadi jendela kepada dunia international,” tandas Surdirman.

Kriteria sukses tersebut menurut Sudirman dapat dinilai dari animo masyarakat, berapa banyak pengunjung yang mendatangi pameran tersebut.

“Kalau kita cek, jumlah jurnalis yang meliput baik dari dalam maupn luar negeri itu ada sekitar 1.247 jurnalis. Artinya, ini diminati sekali. Dan kami berharap pengunjung dari luas (luar negeri) juga datang kesini,” pungkasnya.

Sekedar informasi, GIIAS digelar pada 20-30 Agustus 2015. Perhelatan GIIAS 2015, didukung oleh 34 merek kendaraan dari 23 Agen Pemegang Merek (APM), dan 2 Importir umum kendaraan penumpang yang terdiri atas Aston Martin, Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, Ford, Honda, Hyundai, Jaguar, Land Rover, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Porsche, Renault, Smart, Subaru, Suzuki, Tata Motors, Toyota dan V. GIIAS juga didukung oleh  9 merek kendaraan komersial yang terdiri atas FAW, Hino, Isuzu, Iveco, Maxus, Mitsubishi FUSO, Tata Motors, Toyota Dyna, dan UD Trucks.

Apriyani

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

3 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

4 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

5 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

5 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

6 hours ago