News Update

GAIKINDO : GIIAS 2017 Hadirkan Produk Dengan Teknologi Baru

Tangerang – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) kembali menghadirkan world class auto show series GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 yang telah resmi dibuka kemarin oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.

Mengusung tema “Rise of the Future Mobility”, GIIAS 2017 diselenggerakan selama 10 hari hingga 20 Agustus 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City.

Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Yohanes Nangoi, di Tanggerang, Jumat, 11 Agustus 2017 menerangkan bahwa tahun ini GIIAS 2017 didukung penuh oleh 32 merek mobil anggota GAIKINDO, termasuk didalamnya 24 merek kendaraan penumpang seperti Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, Dodge, Honda, Hyundai, Isuzu, Jeep, KIA, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Renault, Suzuki, Tata Motors, Toyota, Volvo, VW, dan Wuling, serta 8 merek kendaraan niaga yaitu DFSK, FAW, Hino, Hyundai Bus and Truck, Isuzu, Mitsubishi FUSO, Tata Motors, dan UD Truck.

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan GIIAS 2017 menjadi sebuah bentuk kontribusi GAIKINDO yang terus fokus untuk membangun dan membesarkan industri otomotif Indonesia menuju masa depan. Sekaligus menjadi tempat berbagi product knowledge dari produk dan teknologi terbaru yang dipamerkan selama masa pameran.

“Tujuan utama digelarnya pameran GIIAS 2017 adalah untuk menghadirkan produk & teknologi baru yang telah diterapkan di industri otomotif dunia sehingga dapat memberikan dampak yang baik bagi perkembangan industri otomotif Indonesia masa kini. Tahun ini sejumlah APM mempercayakan Indonesia sebagai negara untuk peluncuran perdana kendaraan terbaru mereka melalui gelaran GIIAS 2017. Kami dengan bangga mengumumkan bahwa GIIAS 2017 merupakan pameran otomotif yang menjadi pilihan para APM untuk  meluncurkan kendaraan perdana di dunia dari kategori commercial, passengers dan concept cars,” kata Yohanes di Tanggerang, Jumat, 11 Agustus 2017.

Ia menjelaskan bahwa hadirnya world premiere dan kegiatan peluncuran kendaraan baru lainnya membuktikan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki industri otomotif dengan potensial yang besar untuk berkembang.

Sebanyak lebih dari 40 kendaraan baru dan kendaraan-kendaraan konsep dapat disaksikan untuk pertama kalinya di dunia dan di Indonesia.

“Kami berharap hadirnya kendaraan world premiere  di ajang GIIAS 2017 tak hanya membawa nama Indonesia sebagai salah satu negara yang patut dilirik oleh negara-negara APM regional tetapi juga mensejajarkan pameran ini dengan sejumlah pameran otomotif dunia lainnya seperti Frankfurt Auto Show, Tokyo Motor Show, Detroit Auto Show, Geneva Motor Show. dan beberapa pameran internasional lainnya,” jelasnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

5 mins ago

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Jakarta - Banyak orang masih percaya bahwa penyakit kritis hanya untukusia lanjut. Selama tubuh terasa kuat dan aktivitas berjalan normal, risiko kesehatan sering dianggap sebagai kekhawatiran “nanti saja”. Padahal, tren global menunjukan cerita berbeda yang mana penyakit kritis kini juga sering terjadi pada usia produktif.  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 16 September… Read More

19 mins ago

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

1 hour ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

4 hours ago