Roy Simangunson; Menjangkau nasabah). (Foto: Ria Martati).
Pelambatan ekonomi justru dianggap menjadi peluang bagi twitter dalam memasarkan platform barunya. Ria Martati.
Jakarta– Twitter Indonesia meluncurkan Twitter Audience Platform bagi para pengiklan. Dengan fitur baru tersebut, Twitter mengklaim, para pengiklan akan diuntungkan karena dapat memperluas jangkauan audience mereka.
“Kami terus berinvestasi di sini, salah satunya dengan meluncurkan Twitter Audience Platform di Indonesia, agar para pengiklan dapat memperluas jangkauan audiens mereka, baik di Twitter maupun di luar Twitter, hingga lebih dari 700 juta orang di seluruh dunia,” kata Parminder Singh, Managing Director, Twitter Asia Tenggara, India, serta Timur Tengah dan Afrika Utara.
Parminder mengatakan platform tersebut merupakan platform yang mudah dan efektif bagi para pengiklan untuk menjangka audiens baik di Twitter maupun di aplikasi lainnya yang tergabung dalam MoPub, bursa mobile ad terbesar di dunia.
“Mulai sekarang pengiklan dapat dengan mudah memperluas jangkauan promoted video dan tweet engagement mereka ke Twitter Audience Platform dengan hanya satu klik,” tambahnya.
Sementara itu Roy Simangunsong, Country Business Head Twitter Indonesia mengatakan platform baru tersebut akan menguntungkan bagi para pengiklan, apalagi di masa-masa pelambatan ekonomi saat ini.
“Keadaan ekonomi justru menunjukkan kesempatan, karena mereka harus cari medium yang tepat untuk menjangkau konsumen, twitter memiliki efektifitas tinggi untuk menjangkau masyarakat,” kata dia dalam kesempatan yang sama.
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More