Peluncuran program Cerdas Investasi, Finansial Mandiri 2025, di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa, 6 Mei 2025. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang sempat menembus level 6.866 pada perdagangan hari ini, dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan yang signifikan. Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, menyatakan optimisme terhadap prospek pasar saham nasional hingga kuartal II 2025.
“Saya sih optimis sekali ya. Memang sempat ada koreksi karena faktor geopolitik, tapi kalau kita lihat tren dua tahun terakhir, itu selalu naik. Dan secara fundamental, ekonomi dan korporasi Indonesia sangat baik,” ujar Oki saat ditemui usai peluncuran program Cerdas Investasi, Finansial Mandiri 2025, di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa, 6 Mei 2025.
Menurut Oki, valuasi IHSG saat ini tergolong menarik, bahkan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Baca juga: Mandiri Sekuritas Targetkan 1 Juta Nasabah Baru di 2025, Begini Strateginya
“Harga saham sekarang itu relatively sangat murah, bahkan dibandingkan beberapa tahun lalu. Dengan fundamental yang luar biasa baik, ini jadi daya tarik kuat bagi investor untuk masuk ke pasar saham,” tegasnya.
Oki juga menyoroti bahwa situasi pasar saat ini jauh lebih stabil dibandingkan masa pandemi Covid-19.
“Kalau dibandingkan dengan waktu Covid, sekarang ini situasinya jauh lebih kondusif. Jadi saya rasa, ini adalah momen yang baik untuk investor,” tambahnya.
Baca juga: Mandiri Sekuritas: Saatnya Masuk Pasar Modal, Valuasi RI ‘Semurah Era Covid’
Terkait sektor-sektor yang diprediksi akan menjadi motor penggerak IHSG hingga pertengahan tahun depan, Oki menyatakan bahwa seluruh sektor memiliki peluang masing-masing, tergantung dinamika dan tren sektoralnya.
“Setiap sektor punya dinamikanya sendiri, natural resources, financial services, healthcare, consumer, semuanya punya potensi. Kita cukup optimistis bahwa menjelang akhir tahun dan kuartal II tahun depan, performa sektor-sektor ini akan membaik,” ungkapnya. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting Tugure merenovasi atap Panti Asuhan Al Arif di Serang yang sebelumnya rusak dan… Read More
Poin Penting LPEM UI menyarankan BI mempertahankan suku bunga 4,75% pada RDG Maret 2026 di… Read More
Poin Penting BNI menambah fasilitas kredit Rp10 triliun kepada Pegadaian, sehingga total pembiayaan mencapai Rp25,1… Read More
Menyambut puncak arus mudik Lebaran, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan delapan Posko Mudik… Read More
Bantuan sebesar Rp60 juta tersebut diberikan dalam rangka peringatan HUT ke-6 IFG sebagai wujud komitmen… Read More
Poin Penting BNI menetapkan dividen Rp13,03 triliun atau Rp349,41 per saham dari laba bersih tahun… Read More