Jakarta – PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2017. Dalam rapat tersebut perseroan melakukan perubahan di jajaran direksi salah satunya pergantian Direktur Utama.
Dalam keterangan yang diterima Infobank di Jakarta, Jumat, 8 September 2017 menyebutkan, dalam RUPSLB tersebut, perseroan memutuskan untuk mengangkat Frenky T Susilo menggantikan Freenyan Liwang sebagai Direktur Utama Bank Sinarmas.
Sebagai informasi, sebelumnya Frenky T Susilo yang menggantikan Freenyan Liwang sebagai Direktur Utama Bank Sinarmas, menjabat sebagai Direktur Operasional dan Teknologi Informasi. Posisinya tersebut dijabat sejak tahun 2015 hingga September 2017.
“RUPSLB menyetujui pengunduran diri Freenyan Liwang sebagai Direktur Utama Bank Sinarmas,” sebut keterangan tersebut.
Dengan demikian berikut susunan jajaran Komisaris dan Direksi baru Bank Sinarmas:
Jajaran Komisaris
1. Komisaris Utama: Tjendrawati Widjaja
2. Komisaris Independen: Sammy Kristamuljana, Rusmin
Jajaran Direksi
1. Direktur Utama: Frenky T. Susilo
2. Direktur Independen: Salis Teguh Hartono, Hanafi Himawan
3. Direktur: Loa Johnny Mailoa, Halim, Soejanto Soetjijo
Hingga kuartal pertama tahun ini, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp84,15 miliar. Perseroan juga berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp19,76 triliun atau naik 3,43 persen dari posisi tahun sebelumnya di periode yang sama yakni Rp19,11 triliun. (*)
Poin Penting Hingga kini belum ada keputusan resmi untuk menunda impor pikap India sebanyak 105… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun di Himbara, disambut positif BRI. Dana… Read More
Bank Muamalat kembali menghadirkan Program Rindu Haji sebagai apresiasi bagi nasabah yang berkomitmen menabung untuk… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup di 8.255,18, turun 0,81% dari pembukaan; 450 saham terkoreksi.… Read More
Poin Penting Target kredit 2026 sebesar 7–9 persen, lebih rendah dari realisasi 2025 yang tumbuh… Read More
Poin Penting DBS Foundation bekerja sama dengan UNICEF menyiapkan program senilai USD 2,7 juta untuk… Read More