Categories: Ekonomi dan Bisnis

Freeport Bakal Ekspor Konsentrat 1,6 Juta Ton

Jakarta–PT Freeport Indonesia berencana akan melakukan ekspor konsentrat sebanyak 1,6 juta ton di tahun ini, setelah sebelumnya pemerintah mengeluarkan izin bagi Freeport untuk mengekspor konsentrat.

“Tahun ini diperkirakan ekspor konsentrat itu ada kuota sekitar 2 juta ton. Itu dibagi dua Freeport dan Newmont (PT Newmont Nusa Tenggara),” ujar Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai DJBC Kemenkeu, Sugeng Aprianto, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 17 Februari 2016.

Menurutnya, dari total kuota ekpor tersebut, kata Sugeng, untuk Freeport sebesar 1,6 juta ton dan sisanya akan diekspor oleh Newmont yakni sebesar 0,4 juta ton. Namun, demikian, pihaknya enggan menyebutkan kapan Freeport akan melakukan ekspor konsentrat tersebut.

“Pokoknya total kuotanya itu sebanyak itu. Belum ada kuota baru, apalagi ekspor dalam waktu dekat ini. Jadi sampai saat ini belum ada realisasi ekspor dari kuota baru,” tukasnya.

Sedangkan sejak awal tahun hingga 31 Januari 2016, Freeport dan Newmont sudah melakukan ekspor. Akan tetapi, dirinya tidak ingat berapa besaran volume yang telah di ekspor. Namun kata dia, yang pasti untuk biaya bea keluarnya cukuplah besar.

“Volumenya berap saya harus cek lagi. Tapi total bea keluar untuk mineral sebesar Rp160 miliar, dari Newmont sebesar Rp114 miliar dan Freeport Rp46 miliar. Sedang Bea Keluarnya untuk komoditi lain seperti kakao, kayu, kulit, san bungkil, sebanyak Rp25 miliar,” ucapnya.

Dia berharap, agar perusahaan tambang seperti Freeport tidak melakukan ekspor dalam jumlah banyak untuk barang-barang yang masih mentah. “Karena kasihan warga sekitar, kalau barang mentah langsung diekspor tidak ada proses pengolahannya, sehingga tidak menghidupkan perekonomian di sini,” tutupnya. (*) Rezkiana Nisaputra

Paulus Yoga

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

2 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

2 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

3 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

7 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

16 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

17 hours ago