Ilustrasi: Logam mulia emas. (Foto: istimewa)
Jakarta–Sesuai ekspektasi, harga emas mencapai level support di US$1200 kemarin karena diuntungkan oleh salah satu periode pelemahan US$ paling dramatis selama beberapa waktu terakhir ini.
Jameel Ahmad, Chief Market Analyst FXTM mengatakan, emas kemungkinan akan melemah di bawah US$1200 di sesi perdagangan selanjutnya. Namun US$1200 kini dianggap sebagai level psikologis penting bagi trader dan kemungkinan akan menjadi poros bagi investor untuk menentukan ke arah mana mereka ingin membawa emas di masa mendatang.
“Ada kecemasan tentang penurunan momentum ekonomi AS yang dapat memaksa Federal Reserve untuk sepenuhnya berbalik arah dari komitmen Fed sebelumnya untuk terus melakukan normalisasi kebijakan moneter di 2016” ujar Jameel.
Dan inilah, lanjutnya, alasan mengapa sebagian pihak akan tetap bersentimen positif terhadap emas dalam jangka menengah dan mungkin panjang.(*)
Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More
Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More
Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More
Mandiri menghadirkan Program Mudik Bersama Gratis melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk BP BUMN… Read More
Selain itu, IFG juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti perlindungan asuransi, layanan pemeriksaan kesehatan, serta… Read More
Taspen memberangkatkan sebanyak 1.400 pemudik menggunakan 35 bus menuju berbagai daerah tujuan, program mudik gratis… Read More