News Update

Fokus Sustainabilitas Kinerja, BRI Borong 14 Penghargaan ESG Awards 2020

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, (BRI) dinobatkan sebagai perusahaan dengan Keterbukaan ESG Emiten Sektor Perbankan Terbaik pada ajang ESG Awards 2020. Penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas komitmen dan aksi nyata perseroan dalam penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, dan Governance).

Dalam ajang tersebut BRI memborong 14 penghargaan, diantaranya Keterbukaan ESG Emiten Sektor Perbankan Terbaik, Keterbukaan Environmental Emiten Sektor Perbankan Terbaik, Keterbukaan Social Emiten Sektor Perbankan Terbaik, Keterbukaan Governance Emiten Sektor Perbankan Terbaik, Keterbukaan ESG Bank Kategori Buku IV Terbaik, Keterbukaan Environmental Bank Kategori Buku IV Terbaik, Keterbukaan Social Bank Kategori Buku IV Terbaik dan Keterbukaan Governance Bank Kategori Buku IV Terbaik.

Selain itu BRI juga dinobatkan sebagai Keterbukaan Governance BUMN Terbaik, Keterbukaan ESG Bank BUMN Terbaik, Keterbukaan Environmental Bank BUMN Terbaik, Keterbukaan Social Bank BUMN Terbaik, Keterbukaan Governance Bank BUMN Terbaik dan Emiten LQ45-ESG.

Direktur Utama BRI Sunarso menyatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi atas kinerja unggul perseroan dalam penerapan prinsip ESG dalam aktivitas bisnisnya. “Hal ini tentu menjadi motivasi bagi BRI untuk terus melanjutkan pertumbuhan yang sustainable dalam jangka panjang dan tetap berperan dalam penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia di masa depan,” ujar Sunarso dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 18 November 2020.

Komitmen BRI dalam implementasi ESG juga telah mendapat pengakuan dari dunia internasional. Pengakuan tersebut terlihat dari peringkat atau skor penilaian implementasi ESG BRI dari lembaga pemeringkat internasional.

MSCI ESG Ratings memberikan nilai penerapan ESG BRI para rating A (skor meningkat dari 5.2 pada Desember 2020 menjadi 5.3 dengan nilai terbesar pada pilar social yang sejalan dengan tujuan BRI untuk meningkatkan portofolio kredit mikro s.d 40% pada tahun 2022 serta termasuk pembiayaan terhadap kegiatan usaha yang sesuai prinsip keberlanjutan.

Lembaga rating lainnya yaitu Refinitiv menilai kinerja ESG BRI di level 80 dengan skor pilar governance mencapai 84.6, pilar ini menunjukkan bahwa BRI telah menerapkan tata Kelola BRI yang konsisten, peningkatan keterbukaan dan pelaporan kepada stakeholder. 

Rating tersebut menempatkan BRI sebagai salah satu bank dengan kinerja ESG yang unggul secara global sehingga penerapan prinsip ESG diharapkan menjadi nilai lebih bagi BRI dan cerminan bahwa BRI memiliki kinerja fundamental yang unggul dengan potensi pertumbuhan yang berkelanjutan dalam jangka Panjang.

BRI juga merupakan bank pertama di Indonesia yang dinobatkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai best of the best dalam Sustainable Finance Award (SFA) karena melakukan inisiatif keuangan keberlanjutan melalui pembiayaan untuk aset ramah lingkungan, penerbitan sustainability bond pertama di Indonesia pada tahun 2019 dalam rangka penguatan liabilities BRI, dan inisiatif di bidang operasional juga sumber daya manusia. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

3 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago