Fokus pada Keberlanjutan, Berikut 3 Langkah Strategis ICDX Group

Jakarta – Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) berkomitmen pada keberlanjutan atau sustainability. ICDX Group pun menyiapkan tiga langkah strategis dalam kerangka sustainable action.

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama ICDX mengungkapkan, sejak mulai beroperasi pada 15 tahun lalu, ICDX Group sudah menghadirkan ekosistem perdagangan berjangka dan komoditi (PBK), mencakup Bursa ICDX, Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi di Indonesia Clearing House (ICH), dan ICDX Logistik Berikat (ILB).

Ia menambahkan, pengalaman 15 tahun berkiprah di industri ini menjadi modal bagi ICDX Group untuk terus berkontribusi bagi perekonomian dan masyarakat. Dengan komitmen keberlanjutan, ICDX Group diharapkan bisa memberi dampak yang lebih luas.

“Beberapa langkah strategis akan kami jalankan kedepan dalam kerangka sustainable action, yang mencerminkan semangat keberlanjutan ICDX Group. Langkah-langkah tersebut meliputi building a better industry, a better community, a better world,” papar Fajar di Jakarta, Selasa, 2 Juli 2024.

Baca juga: ICDX Gandeng Shanghai Metal Market Gelar Asean Tin Industry Conference 2024, Ini Targetnya  

Fajar merinci, dalam hal better industry, ICDX ingin membangun dan mengembangkan industri perdagangan berjangka komoditi. ICDX Group menyiapkan sejumlah langkah, termasuk memaksimalkan penyerapan produk derivatif sebagai sarana lindung nilai, spekulasi dan inklusi keuangan, pemanfaatan komoditi syariah sebagai fondasi peningkatan industri syariah Indonesia untuk perbankan syariah, serta melakukan inovasi sistem transaksi komoditas dengan melakukan personalisasi pasar dan alur yang efisien.

Selanjutnya untuk better community, ICDX Group telah dan akan menjalankan program-program yang memiliki dampak langsung kepada masyarakat, termasuk program Corporate Social Responsibility (CSR).

Selain itu, melalui ICDX Academy, ICDX Group akan terus melakukan peningkatan literasi tentang industri PBK kepada masyarakat. Selanjutnya, untuk better world, ICDX Group telah mengimplementasikan Go Carbon Neutral sejak 2022 dengan menanam 1 juta pohon mangrove.

Baru-baru ini, ICDX Group juga meluncurkan Carbon Calculator sebagai platform perhitungan emisi untuk pemangku kepentingan industri.

Ada pula semangat untuk mencapai “green metal” melalui Clean Metal Initiatives, untuk mencapai tujuan dekarbonisasi industri dan mempromosikan produk bebas karbon sebagai langkah menuju masa depan lebih bersih dan berkelanjutan.

Sementara, dari sisi kinerja, volume transaksi di ICDX Group tercatat tumbuh positif dalam 3 tahun terakhir. Pada 2021, total volume transaksi di ICDX Group mencapai 9.89 juta lot dengan komposisi 1.26 juta lot transaksi multilateral dan 8.63 juta lot transaksi Sistem Perdagangan Alternatif.

Baca juga: Dinamika Lingkungan Ekonomi dan Strategi Keberlanjutan Bank

Lalu pada 2022, total volume transaksi mencapai 10,16 juta lot dengan komposisi 1.87 juta lot transaksi multilateral dan 8,26 juta transaksi Sistem Perdagangan Alternatif. Tahun lalu, total volume transaksinya mencapai 12,43 juta lot dengan komposisi 3,15 juta lot transaksi multilateral dan 9,28 juta lot transaksi Sistem Perdagangan Alternatif.

Tahun ini, volume transaksi di ICDX Group diproyeksikan bisa mencapai 14,29 juta lot. Rinciannya, 3.79 juta lot transaksi multilateral dan 10,50 juta lot transaksi Sistem Perdagangan Alternatif. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

2 hours ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

2 hours ago

Kinerja 2025 Ciamik, Saham BBCA Diproyeksi Kembali Menguat

Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More

2 hours ago

Whoosh Delay akibat Penumpang Tahan Pintu Kereta, KCIC Angkat Bicara

Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More

2 hours ago

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke Posisi 7.458

Poin Penting IHSG menguat signifikan 2,07 persen ke level 7.458,49, didorong dominasi saham naik (485… Read More

2 hours ago

Kredit Bermasalah Pindar Naik di Awal 2026, OJK Ungkap Penyebabnya

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More

3 hours ago