Moneter dan Fiskal

FLPP Semester I 2025 Tembus Rp18,8 Triliun, Ini Target Rumah yang Dibangun

Jakarta – Pemerintah telah berhasil merealisasikan anggaran senilai Rp18,8 triliun hingga semester I 2025 melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk pembangunan 115.930 unit rumah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pembiayaan FLPP tersebut dalam rangka penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Sekaligus mendorong produktivitas perekonomian melalui sektor konstruksi. Pemerintah merealisasikan anggaran sebesar Rp18,8 triliun hingga semester I 2025 melalui program FLPP untuk pembangunan 115.930 unit rumah,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers KSSK, Senin, 28 Juli 2025.

Baca juga: Sri Mulyani Bocorkan Sektor yang “Kecipratan” Untung dari Tarif Trump 19 Persen

Sri Mulyani menyebutkan, total target pembangunan rumah juga ditingkatkan dari 220 ribu unit menjadi 350 ribu unit. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pencapaian target 3 juta rumah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Adapun realisasi pembiayaan anggaran masih on track, yakni mencapai Rp283,6 triliun atau 46,0 persen dari total anggaran dalam APBN.

Realisasi tersebut terdiri dari pembiayaan utang Rp315,4 triliun atau 40,7 persen dari target APBN 2025 yang mencapai Rp775,9 triliun.

Baca juga: KSSK Optimistis Ekonomi RI Triwulan II Tetap Tangguh, Ini Kata Sri Mulyani

Sementara itu, penyaluran pembiayaan non-utang mencapai Rp31,8 triliun. Dana ini di antaranya digunakan mendukung program FLPP dan ketahanan pangan nasional.

Kemudian, pembiayaan utang dipenuhi melalui SBN (neto) Rp308,6 triliun dan pinjaman (neto) Rp6,9 triliun.

“Pembiayaan utang akan senantiasa dilaksanakan secara hati-hati dan terukur dengan memperhatikan outlook defisit APBN dan likuiditas pemerintah, serta mencermati dinamika pasar keuangan dan menjaga keseimbangan antara biaya dan risiko utang,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Komisi II Apresiasi Digitaliasi Bank Sumut, Layanan Makin Cepat dan Efisien

Poin Penting Komisi II DPR mengapresiasi digitalisasi Bank Sumut yang membuat layanan perbankan lebih cepat,… Read More

6 mins ago

Gempa M 7,6 Guncang Sulut Berpotensi Tsunami, BMKG Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara dipicu deformasi kerak bumi dengan mekanisme thrust… Read More

1 hour ago

PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU 4 Kali Lipat Selama Libur Lebaran 2026

Jakarta – PT PLN (Persero) mencatat lonjakan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga… Read More

2 hours ago

SeaBank Kantongi Laba Rp678,4 Miliar pada 2025, Melesat 79 Persen

Poin Penting SeaBank mencatat laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, tumbuh 79 persen yoy, melanjutkan… Read More

4 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (2/4): Antam, Galeri24, dan UBS Kompak Meroket

Poin Penting Harga emas di Pegadaian (Antam, Galeri24, UBS) kompak naik pada 2 April 2026,… Read More

4 hours ago

Peringati Hari Perempuan Internasional, Generali Indonesia Gelar Talkshow

Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional 2026 dan wujud komitmen Generali Indonesia… Read More

4 hours ago