News Update

FLOU Cloud Siap Penuhi Kebutuhan Transformasi Bisnis 2021

Jakarta – Peranan cloud computing sebagai episentrum teknologi industri 4.0 saat ini menjadi semakin krusial. Cloud memilki peran fungsi sebagai key enabler dari sebuah infrastruktur digital yang menentukan tingkat keberhasilan setiap bisnis dalam mencapai target dan tujuan kedepan.

Sesuai dengan tren adopsi teknologi industri 4.0 saat ini, cloud memungkinkan setiap user mewujudkan fungsi otomasi dalam bisnis, pengoptimalan nilai efisiensi, hingga memberikan keunggulan sebagai data driven organization yang tentunya sangat esensial bagi perkembangan bisnis secara jangka panjang.

Melihat tingginya kebutuhan cloud yang sesuai dengan karakteristik pengguna di Indonesia, FLOU Cloud hadir sebagai solusi untuk mendukung pemerintah dalam membangun digital hub Indonesia dan siap
menjadi accelerator pembangunan Indonesia 4.0.

FLOU cloud resmi diluncurkan dalam acara virtual Grand Launching FLOU Cloud yang bertajuk Indonesia Digital Hub Accelerator (2/12/2020) sebagai digital platform yang memiliki teknologi hybrid multi cloud serta memiliki kapabilitas dan fitur yang setara dengan pemain cloud global.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Indonesia, Edi Witjara, keynotes speaker dalam virtual Grand Launching FLOU Cloud meyakini bahwa FLOU Cloud menjadi digital enabler untuk mendorong
transformasi digital bagi seluruh industri, sehingga dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Bukan hanya sekedar tagline reliable, unlimited, fast menjadikan FLOU Cloud memiliki keunggulan yang ditawarkan untuk mampu memenuhi kebutuhan pasar.

FLOU Cloud Sebagai Inovasi anak bangsa,
dirancang memenuhi segala kebutuhan user tanpa dibatasi dari segi kapabilitas resources seperti storage, compute, network, dan security.

“Kami memiliki FLOU Cloud yang menawarkan fleksibilitas yang mampu menyesuaikan kebutuhan teknologi dan resources bagi setiap perusahaan, sehingga pelanggan cukup berinvestasi sesuai dengan yang diperlukan,” ujar Bhimo Aryanto, CEO Telkomsigma.

Dari segi infrastruktur, Director of Delivery and Operation Telkomsigma, I Wayan Sukerta menambahkan, FLOU Cloud memiliki ketersediaan wide coverage network dengan spesifikasi high performance dan juga data center bersertifikasi internasional yang tersebar di Indonesia.

“Melalui FLOU Cloud, kami memberikan nilai operation excellent kepada seluruh segmen pelanggan melalui kesiapan dan dukungan infrastruktur cloud yang trusted dan reliable,”ujar Wayan.

Sejak soft launching-nya pada 10 Juni 2020 lalu, FLOU Cloud telah dipercaya untuk diimplementasikan di lebih dari 30 pelanggan dari segmen startup, small & medium business, swasta hingga lembaga
pemerintahan dalam kurun waktu 5 bulan.

Melihat respon pasar yang cukup baik, ditargetkan pada 2021, FLOU Cloud akan memperluas pangsa pasarnya agar semakin strategis untuk bersaing dengan pemain cloud global yang telah melakukan
penetrasi pasar di Indonesia melalui.

“FLOU Cloud menjadi masa depan bagi para startup bisnis maupun enterprise untuk semakin kompetitif,” pungkas Tanto Suratno, Director of Business and Sales Telkomsigma. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

2 hours ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

2 hours ago

Kinerja 2025 Ciamik, Saham BBCA Diproyeksi Kembali Menguat

Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More

2 hours ago

Whoosh Delay akibat Penumpang Tahan Pintu Kereta, KCIC Angkat Bicara

Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More

2 hours ago

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke Posisi 7.458

Poin Penting IHSG menguat signifikan 2,07 persen ke level 7.458,49, didorong dominasi saham naik (485… Read More

2 hours ago

Kredit Bermasalah Pindar Naik di Awal 2026, OJK Ungkap Penyebabnya

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More

2 hours ago