Rapat FKSSK; Terkendali. (Foto: Ria Martati)
Kendati stabil, FKSSK mewaspadai pelemahan nilai tukar. Ria Martati
Jakarta–Rapat Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) pada hari ini Kamis 13 Agustus 2015 menilai stabilitas sistem keuangan dan makro masih terkendali. Kendati terjadi tekanan dari eskternal dan domestik.
“Berdasarkan hasil asessment triwulan dua 2015, stabilitas sistem keuangan makroekonomi masih terkendali,” kata Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2015.
Namun demikian, FKSSK akan meningkatkan kewaspadaan khususnya terkait tekanan pada pasar keuangan dan nilai tukar. Nilai tukar Rupiah saat ini dinilai tidak mencerminkan nilai fundamentalnya (undervalued). Pelemahan nilai tukar yang terjadi dalam dua hari trerakhir ini lebih banyak diakibatkan oleh faktor eksternal khususnya depresiasi Yuan
“Untuk mengatasi guncangan temporer kebijakan difokuskan untuk menjaga nilai tukar dalam fundamentalnya,” kata dia. (*)
@ria_martati
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More