Jakarta – Feby Susanti (26) merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di salah satu puskesmas di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Dalam tugasnya, ia sering berkaitan dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), bahkan ia sendiri sering menggunakan JKN-KIS untuk berobat.
“Alhamdulillah sekarang sudah ada Program JKN-KIS. Sebelum adanya Program JKN-KIS masyarakat susah berobat di puskesmas apalagi rumah sakit,” kata Feby ketika diwawancarai.
Feby melanjutkan, sesudah adanya Program JKN-KIS masyarakat tidak susah lagi berobat di Puskesmas maupun rumah sakit karena masyarakat tidak perlu memikirkan lagi biayanya. Masyarakat cukup membawa kartu untuk berobat sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Kini untuk mengakses informasi mengenai Program JKN-KIS tidaklah susah, sudah ada aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh melalui Playstore atau Appstore. Apalagi ada fitur konsultasi dokter, peserta JKN-KIS bisa berkonsultasi dengan dokter. Sangat bermanfaat kemudahan untuk dapat berkomunikasi dengan dokter di FKTP tempat peserta terdaftar melalui menu konsultasi (chat) pada Mobile JKN peserta, terutama bagi peserta yang jarang memanfaatkan Program JKN-KIS serta memberikan kesempatan kepada peserta untuk memberikan penilaian (rating) dan umpan balik kepada dokter setelah melakukan kontak online,” terang Feby.
Feby mengatakan dengan adanya aplikasi Mobile JKN ini peserta dapat memperoleh lima kemudahan. Kemudahan untuk mendaftar dan mengubah data kepesertaan, kemudahan mencari informasi data peserta keluarga, kemudahan untuk mencari informasi mengenai iuran peserta, kemudahan mendapatkan informasi dan jawaban seputar JKN-KIS termasuk juga mengenai screening kesehatan dan Skrining Mandiri Covid-19.
“Ketika itu ada pasien bertanya tentang JKN-KIS melalui chat wa/telepon admin Puskesmas dan dia mengucapkan terima kasih sekali karena sudah merasa terbantu mendapat info tentang JKN-KIS. Dari situ saya juga merasa senang karena sudah membantu peserta JKN-KIS dengan baik,” ucap Feby. (*)
Poin Penting Indonesia agresif masuk pasar perdagangan global dengan bergabung ke IEU CEPA, CEPA Kanada,… Read More
Poin Penting PAAI mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan pajak agen asuransi karena dinilai tidak adil,… Read More
Poin Penting Allianz Indonesia memperkuat kanal keagenan (ASN) dan bancassurance melalui kickoff awal 2026 untuk… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup flat melemah di level 8.884,62 pada sesi I perdagangan… Read More
Poin Penting BRI menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar, menjadi yang pertama di… Read More
Poin Penting Pelaporan SPT via Coretax capai 126.796 SPT hingga 12 Januari 2026 pukul 14.00… Read More