Perbankan

Fitch Naikkan Rating Bank BJB jadi AA-(Idn) dengan Outlook Stabil

Jakarta – Lembaga Pemeringkat, Fitch Rating, menaikkan peringkat nasional jangka panjang PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) dari sebelumnya A+(Idn) menjadi AA-(Idn) dengan Outlook Stabil. Kenaikan peringkat yang diraih bank bjb, mencerminkan pandangan Fitch bahwa pemegang saham utama akan selalu memberikan dukungan kepada manajemen bank bjb dalam menjalankan roda bisnis dan memperkuat pertumbuhan kredit. 

Peringkat Nasional Jangka Panjang ‘AA-(Idn)’ juga menunjukkan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang rendah dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau serikat moneter yang sama. Dengan Peringkat AA-(Idn), Fitch memandang bahwa tingkat risiko default atau gagal bayar, hanya sedikit berbeda dari emiten atau obligasi dengan peringkat tertinggi di negara tersebut. 

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi memaparkan, kinerja positif bank bjb diraih karena mampu untuk mengelola bisnis secara agresif namun terukur.Juga didorong berbagai produk seperti kredit pegawai pemerintahan daerah (Pemda) yang terbukti  menjadi pasar yang tangguh yang tidak mudah diambil alih atau ditiru oleh bank lain. Belum lagi, produk digital, kredit korporasi, dan kredit konsumer. 

Disampaikan Yuddy, bank bjb telah melakukan berbagai inovasi dan pengembangan digitalisasi. Adapun hal tersebut berdampak pada pendapatan fee based income yang naik signifikan. Tak terkecuali dari kanal-kanal atau layanan digital yang semakin digandrungi.  

Ia juga menambahkan, dengan peringkat AA-(Idn) dari Fitch Rating, semakin membuktikan bahwa bank bjb memiliki kemampuan untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang. “Peringkat tersebut juga mencerminkan posisi bank bjb yang kuat di pasar captive di provinsi Jawa Barat dan Banten, kualitas aset yang kuat, dan permodalan yang kuat,” ujarnya dikutip 15 November 2022.

Menurut Fitch, terdapat beberapa faktor penggerak peringkat bank bjb. Bank bjb yang memiliki pangsa pasar sekitar 1,7% dari aset industri perbankan per-Juni 2022 dinilai memiliki kecenderungan untuk didukung oleh pemerintah pusat mengingat perannya yang cukup besar dalam pembangunan ekonomi pasar dalam negeri Jawa Barat dan Banten. Apalagi dua provinsi tersebut memiliki kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional. 

Fitch juga meyakini bahwa bank bjb akan terus menerima dukungan modal dari pemegang saham langsung untuk mempertahankan pertumbuhan kredit. Sementara dari sisi kualitas aset dan profil pendapatan maupun profitabilitas bank bjb dinilai memadai, dimana profitabilitas khususnya  didukung oleh eksposur bank yang besar di segmen pinjaman pegawai negeri sipil dan pensiunan yang berisiko rendah.  

Kenaikan peringkat itu mencerminkan bank bjb telah melakukan peningkatan yang konsisten dari kinerja keseluruhan selama beberapa tahun terakhir, terutama mengingat ketahanan bisnis captive berkualitas tinggi di tengah dampak pandemi sejak tahun 2020, yang tercermin dari semakin kuatnya posisi usaha bank bjb di industri perbankan, dikombinasikan dengan rasio kredit bermasalah (non performing loans) dan kredit berisiko (loan at risk) yang lebih rendah dibandingkan industri secara keseluruhan. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

6 mins ago

Masjid Istiqlal Jalin Sinergi dengan Forum Pemred

Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More

55 mins ago

Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More

1 hour ago

PaninBank Perkenalkan Aplikasi MyPanin

Dengan adanya MyPanin, menegaskan komitmen PaninBank dalam menghadirkan aplikasi layanan perbankan digital yang komprehensif, nyaman,… Read More

1 hour ago

Saham TUGU Rebound Cepat Setelah Koreksi, Intip Pemicunya

Poin Penting Sempat terkoreksi 5,15 persen ke Rp1.115 saat IHSG anjlok akibat sentimen MSCI, saham… Read More

1 hour ago

BCA Syariah Permudah Akses Pembiayaan Rumah, Kendaraan dan Emas di BCA Expoversary 2026

Melalui kehadiran booth ini, BCA Syariah memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah, yaitu mobile… Read More

1 hour ago