Jakarta – Mantan Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK dan Kepala Eksekutif LPS, Firdaus Djaelani bergabung ke financial technology (fintech) yakni UangTeman, sebagai penasehat.
Saat ini, UangTeman sendiri telah melayani nasabah di 16 wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjadi
satu-satunya fintech lending yang memiliki ruang lingkup layanan terluas.
Daya jangkau tersebut, sebagai bagian dari kepedulian UangTeman untuk turut mewujudkan tingkat inklusi keuangan di
Indonesia mencapai 75 persen sesuai yang dicanangkan oleh OJK pada tahun 2019.
CEO & Founder UangTeman, Aidil Zulkifli, mengatakan bahwa hadirnya Firdaus Djaelani memberikan suntikan tenaga baru untuk memperkuat perusahaan. Menurut Aidil, pengalaman dan sepak terjang Firdaus di industri keuangan dapat memberikan masukan-masukan yang strategis dalam mendukung berbagai program UangTeman di masa mendatang.
“Kami gembira menyambut kehadiran Firdaus Djaelani yang per awal Oktober ini resmi menjadi penasihat UangTeman. Model bisnis yang selama ini kami jalani sangat bermanfaat bagi Indonesia
terutama mereka yang membutuhkan permodalan usaha dan ini sangat didukung oleh Firdaus,” ujar Aidil di Jakarta, Kamis, 5 Oktober 2017.
Dia menjelaskan, pertumbuhan UangTeman juga terus positif dengan saat ini memiliki sebanyak 8 ribu nasabah. Hingga akhir September 2017, katanya, UangTeman telah menyalurkan total pinjaman lebih dari Rp80 miliar, atau tumbuh 300 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016.
Firdaus Djaelani yang saat ini merupakan Wakil Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), menyampaikan sangat mendukung pergerakan dari UangTeman yang sangat membantu kebutuhan permodalan usaha bagi masyarakat di Indonesia.
UangTeman, lanjutnya, sangat konsisten untuk terus memberikan pinjaman mikro dan menjadi pelopor yang dapat memajukan perkembangan UKM di Tanah Air. “Apa yang dilakukan oleh UangTeman sangat membantu masyarakat kita yang selama ini kesulitan dalam memperoleh pinjaman dari bank atau lembaga keuangan konvensional lainnya,” tutur Firdaus.
Dengan jumlah populasi lebih dari 265 juta penduduk di Indonesia, imbuhnya, dan UangTeman telah menjangkau hingga luar Pulau Jawa maka diharapkan dapat terus berperan untuk melayani masyarakat melaluip penyaluran pinjaman online tanpa jaminan yang selama ini tidak tersentuh oleh bank. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting IHSG perdagangan perdana 2026 ditutup menguat 1,17% ke level 8.748,13 dengan nilai transaksi… Read More
Poin Penting BEI menargetkan pasar modal RI masuk 10 besar bursa dunia pada 2030 melalui… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya optimistis IHSG tembus 10.000 pada akhir 2026, meski penutupan 2025 hanya… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo kembali absen di pembukaan perdagangan BEI 2026 karena menjalani kunjungan kerja… Read More
Oleh Wilson Arafat, Governance, Risk & Compliance (GRC) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) Specialist… Read More
Poin Penting IHSG sesi I menguat 0,90% ke level 8.724,90 dengan nilai transaksi mencapai Rp11,86… Read More