Jakarta – Platform peer to peer (P2P) lending UangMe memanfaatkan gelaran 4th Indonesia Fintech Summit (IFS) 2022 dan Bulan Fintech Nasional (BFN) yang dilangsungkan 11-12 Desember 2022 di Yogyakarta, untuk mengintensifkan edukasi ke masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen UangMe dalam mendukung peningkatan listerasi keuangan.
Menurut Johnny, General Manager UangMe, gelaran seperti IFS dan BFN 2022 menjadi sarana yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat. Sebab itu, UangMe sangat mendukung dan memberi kontribusi dalam IFS dan BFN 2022.
“Kami percaya bahwa sektor keuangan digital memiliki potensi yang sangat menjanjikan dan dibutuhkan kolaborasi para pelaku di ekosistem penyedia jasa keuangan untuk membuat layanan keuangan digital semakin inklusif dan mampu menjangkau segenap lapisan masyarakat,” ujar Johnny dalam keterangan resmi, Kamis, 15 Desember 2022.
Sementara, Valtala Leifyumma, Public Relation Manager UangMe mengatakan, mahasiswa sebagai agen perubahan dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk di bidang keuangan agar bisa melakuan transaksi yang nyaman dan aman serta menguntungkan. Maka itu literasi keuangan di kalangan mahasiswa sangat penting.
“UangMe berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan literasi finansial bagi masyarakat Indonesia” kata Valtala.
Pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi puncak IFS 2022 dan BFN juga salah satunya karena pertimbangan sebagai kota pelajar. Kalangan pelajar didorong untuk memainkan peran melalui industri fintech demi terwujudnya peningkatan inklusi keuangan di Indonesia.
Sebagai infomasi, UangMe adalah aplikasi pinjam meminjam berbasis teknologi informasi. UangMe sudah mengantongi lisensi dari OJK. Sejak didirikan pada tahun 2018, Uangme telah menyalurkan pinjaman tunai tanpa agunan sebesar Rp11 triliun kepada lebih dari 8 juta nasabah. (*) Ari Astriawan
PT Bank KB Bukopin Syariah (KB Bank Syariah) menggelar berbagai rangkaian acara untuk mengenalkan kantor… Read More
Poin Penting BSN tetap menjadikan pembiayaan perumahan sebagai core bisnis di tengah ketidakpastian global Pada… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,46 persen ke level 8.951,01, namun mayoritas indeks domestik masih… Read More
Poin Penting Investasi emas BPKH masih terbatas karena belum adanya pasar emas korporasi di Indonesia,… Read More
Poin Penting IHSG melemah pekan ini sebesar 1,37 persen ke level 8.951,01, seiring turunnya kapitalisasi pasar… Read More
Poin Penting IHSG melemah 1,37 persen persen pada pekan 19–23 Januari 2026 ke level 8.951,01, seiring kapitalisasi… Read More