Jakarta – Startup teknologi keuangan (fintech) pembiayaan ALAMI Sharia optimistis mampu menjaga kinerja positif dan berkelanjutan di tahun 2022. Pertumbuhan bisnis yang signifikan didorong oleh pemulihan ekonomi seiring dengan Pandemi Covid-19 yang mulai reda.
CEO ALAMI Group Dima Djani menargetkan penyaluran pembiayaan hingga akhir 2022 tumbuh dua kali lipat atau 100% dibandingkan 2021. Ia optimistis target tersebut bisa tercapai dengan kinerja penyaluran dana yang semakin kencang dalam beberapa bulan terakhir.
“Untuk target 2022 kita sangat optimis kondisi pandemi yang sudah mulai mereda kita akan bertumbuh pesat. Kita targetkan tumbuh di atas 100%. Bisa dibilang kenaikan pertumbuhan pembiayaan dari bulan ke bulan cukup menjanjikan,” ujar Dima Djani, Selasa, 29 Maret 2022.
Hingga akhir 2021, total pembiayaan ALAMI Sharia mencapai Rp1,25 triliun dengan rasio kualitas pembiayaan atau non performing financing (NPF) diangka 0%. Menurutnya, ALAMI Sharia banyak melakukan pembiayaan ke para petambak ikan dan nelayan yang belum terjangkau oleh pembiayaan perbankan. Selain itu, di 2022 ini ALAMI Sharia akan fokus menggarap sustainability financing yang ada di islamic ecosystem.
“Hal-hal itu yang ingin kita kembangkan di tahun ini sehingga bukan hanya kinerjanya yang meroket dengan sehat tapi juga kebermanfaatannya sanagat terasa di masyarakat, Insya Allah,” ucapnya. (*) Dicky F
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More