Moneter dan Fiskal

Filianingsih Hendarta Resmi Dilantik Sebagai Deputi Gubernur BI

Jakarta – Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI) secara resmi melantik Filianingsih Hendarta sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2023-2028, menggantikan Dody Budi Waluyo yang telah berakhir masa jabatnya pada 18 April 2023.

Pelantikan dimulai pukul 15.30 WIB di Gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta, Selasa 18 April 2023. Wakil Ketua MA Sunarto menyampaikan, berdasarkan surat Keputusan Presiden RI No 21/P/2023 pada tanggal 15 Maret 2023 dimana Saudari Filianingsih Hendarta telah diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

“Sebelum memangku jabatan Deputi Gubenur BI, saudara wajib mengucapkan sumpah jabatan. Bersediakah saudara saudari mengucapkan sumpah jabatan menurut agama dan kepercayaan anda?” tanya Sunarto.

Filianingsih menjawab dengan pasti. “Bersedia,” jawabnya.

Di hadapan Ketua MA, Filianingsih mengucapkan sumpah jabatannya. Setelah pengucapan sumpah jabatan selesai, keduanya menandatangani berita acara di depan ketua MA.

Dalam pelantikan ini, sejumlah pejabat BI terlihat hadir seperti Gubernur BI Perry Warjiyo, Anggota Dewan Gubernur BI yakni Destry Damayanti, Doni P Joewono. Selain itu turut juga turut hadir beberapa pejabat negara lainnya.

Merangkum berbagai sumber, Filianingsih lahir di Surabaya pada 1963 silam. Wanita yang akrab disapa Fili ini, menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang hukum di Universitas Airlangga pada 1985. Kemudian, pada 1992, Fili melanjutkan studinya di bidang economics & finance di Boston University, Amerika Serikat.

Di dunia perbankan, Fili mengawali karir di BI pada 1986. Kala itu, jabatan yang diembannya adalah staf Departemen Internasional BI. Kemudian, dia pindah ke kantor perwakilan Surabaya.

Dari situ, karirnya mulai menanjak. Dia pernah dipercaya sebagai kepala departemen pengelolaan moneter periode 2013-2015 dan kepala departemen kebijakan makroprudensial (2015-2019).

Sebelum dilantik menjadi Deputi Gubernur BI, jabatan terakhir dia adalah kepala departemen kebijakan sistem pembayaran sejak 2019. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

41 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago