Keuangan

FIF Kantongi Laba Bersih Rp4,63 Triliun di 2025, Tumbuh 4,92 Persen

Poin Penting

  • FIF, anak usaha Astra Financial, mencatat laba bersih Rp4,63 triliun sepanjang 2025, naik 4,92 persen yoy dari Rp4,42 triliun.
  • Nilai pembiayaan FIF naik 7,64 persen yoy menjadi Rp49,45 triliun, dengan 3,39 juta unit dibiayai (+4,85 persen yoy).
  • NPF nett tetap rendah 0,20 persen, NSA naik 14,38 persen yoy, FIF fokus optimalkan layanan pembiayaan dengan digitalisasi.

Jakarta – PT Federal International Finance (FIF), anak usaha Astra di bawah payung Astra Financial, mencatat laba bersih Rp4,63 triliun sepanjang 2025. Capaian ini tumbuh 4,92 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,42 triliun.

Direktur FIF, Valentina Chai, mengungkapkan, pertumbuhan laba bersih tersebut didukung peningkatan nilai penyaluran pembiayaan sebesar 7,64 persen yoy menjadi Rp49,45 triliun hingga akhir kuartal IV 2025.

“Peningkatan ini juga sejalan dengan kenaikan jumlah unit yang dibiayai, mencapai 3,39 juta unit atau naik 4,85 persen yoy,” ujar Valentina, dikutip 4 Maret 2026.

Baca juga: Industri Multifinance Salurkan Pembiayaan Rp508,27 Triliun per Januari 2026

Valentina menambahkan, pertumbuhan laba bersih perseroan bersumber dari operasional seluruh lini layanan pembiayaan FIF. Antara lain, FIFASTRA untuk pembiayaan sepeda motor Honda; SPEKTRA untuk produk elektronik, gadget, dan perabot rumah tangga; serta DANASTRA yang menyediakan pembiayaan multiguna.

Selain itu, perseroan juga memiliki FINATRA, yang fokus pada pembiayaan mikro produktif untuk pelaku UMKM, dan AMITRA untuk pembiayaan syariah Haji dan Umrah.

Kualitas pembiayaan juga sangat terjaga. FIF mempertahankan rasio non-performing finance (NPF) nett di level 0,20 persen pada kuartal IV 2025.

Sementara dilihat dari sisi Net-Services Asset (NSA), NSA FIF terkerek naik 14,38 persen yoy menjadi Rp53,44 triliun pada kuartal IV 2025.

Baca juga: Transformasi FIFGROUP dalam Payung Astra Financial

Ke depan, Valentina mengatakan FIF terus berupaya mengoptimalkan seluruh layanan pembiayaan dalam mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan.

“Kami optimistis untuk terus berupaya memberikan layanan terbaik dari seluruh layanan pembiayaan kami yang diperkuat dengan value chain serta digitalisasi, untuk menjadi solusi bagi seluruh kebutuhan pembiayaan masyarakat Indonesia,” tutup Valentina. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

ASLC Kantongi Pendapatan Rp1 Triliun di 2025, Tumbuh 14,5 Persen

Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More

12 hours ago

Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Bukukan Pendapatan USD605 Juta Sepanjang 2025

Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More

17 hours ago

Begini Jurus Maybank Indonesia Pacu Bisnis SME

Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More

17 hours ago

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

2 days ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

2 days ago

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More

2 days ago