Jakarta – Bankir muda Ferdian Timur Sathagraha ditunjuk menjadi Direktur Keuangan, Perencanaan Strategis dan Managemen Risiko PT. Pegadaian menggantikan Ninis Kesuma Andriani yang kini menjadi direktur di Penanaman Modal Madani (PNM). Asal tahu saja, sebelumnya Ferdian merupakan Direktur Keuangan di Bank Jatim.
“Saya berharap dapat memberikan support transformasi melalui penguatan roadmap digital dan keuangan berkelanjutan,” ujar Ferdian kepada Infobanknews, Senin, 17 Januari 2022.
Adapun penunjukan Ferdian sebagai Direktur Pegadaian sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Pegadaian, pekan lalu (14/1/2022). Kementerian BUMN dan Bank Rakyat Indonesia sebagai pemegang saham resmi menunjuk Ferdian Timur Sathagraha menggantikan Ninis Kesuma Andriani.
“Sosok Ferdian yang muda dan bertalenta diharapkan dapat membawa penyegaran bagi perusahaan, serta menjadi motivator bagi para milenial agar lebih semangat bekerja untuk menjadi Insan Pegadaian yang berdaya saing,” tambah Kuswiyoto selaku Direktur Utama PT Pegadaian.
Ferdian Timur Sathagraha merupakan bankir muda dan menjadi talent muda BUMN. Ia lahir di Surabaya, 11 Januari 1982. Ferdian menyelesaikan Master’s Degree bidang bisnis dan perdagangan dari Deakin University setelah sebelumnya meraih gelar Bachelor Degree dari Universitas yang sama.
Ia berkarir di Bank Jatim sejak 13 tahun lalu dari posisi risk analys di tahun 2009. Beragam posisi sudah pernah diduduki, termasuk menjadi ketua tim Initial Public Offering (IPO), investor relation, pemimpin cabang, corporate secretary, pejabat direktur operation dan sejak tahun 2017-2022 menjadi direktur keuangan Bank Jatim.
Dengan demikian berikut susunan Direksi Pegadaian saat ini:
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More