Ilustrasi: Harga Bitcoin yang terus melesat selama semester 1-2023. Foto: Istimewa.
Jakarta – Bitcoin terus jadi perbincangan banyak kalangan. Maklum, mata uang digital (cryptocurrencies) yang pertama kali dimunculkan tahun 2009 itu terus melonjak.
Bahkan, Analis Riset ForexTime, Lukman Otunuga mengungkapkan Bitcoin sempat mencatat rekor tertinggi baru di atas $7.000 pada awal perdagangan hari Kamis.
“Ini adalah pekan yang lagi-lagi luar biasa bullish untuk Bitcoin karena prospek kenaikan yang terlihat jelas menarik minat investor dari segala penjuru,” kata Lukman dalam risetnya di Jakarta, Jumat, 3 November 2017.
Saking fenomenanya, Bitcoin lanjutnya telah meningkat lebih dari 640% tahun ini dan nilai totalnya telah melampaui $100 miliar, sehingga wajar jika banyak yang berkomentar bahwa prospek Bitcoin semakin menjanjikan.
Perlu diperhatikan bahwa kenaikan eksponensial nilai Bitcoin bukan hanya fenomenal tapi juga menakutkan.
Baca juga : Nilai Bitcoin Tembus US$7.000
Dengan momentum naik yang terus menanjak setiap hari, mungkinkah Bitcoin menyentuh $10.000 di akhir tahun?
“Mari kita cermati terus bagaimana harga mata uang kripto ini ditutup pada akhir tahun ini. Dari sudut pandang teknis, Bitcoin sangat bullish di grafik harian. Penutupan mingguan di atas $7000 dapat menjadi inspirasi bagi pembeli untuk mengantarkan uang kripto ini menuju $8000,” jelas Lukman.
Sekedar informasi, bitcoin merupakan salah satu mata uang digital (cryptocurrencies) yang siapa saja boleh menggunakannya tanpa perlu mengungkapkan identitas asli (anonim) dan tanpa perlu kontrol dari otoritas semacam bank sentral.
Saking fenomenanya, Bank Indonesia (BI) melarang penggunaan Bitcoin sebagai alat tukar di Indonesia. Penggunaan bitcoin sebagai alat transaksi dilarang di dalam Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). (*)
Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More
Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More
Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More
Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More