News Update

The Fed Naikkan Suku Bunga, Sesi I IHSG Tertekan

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini ditutup turun 12,98 poin atau 0,22 persen ke level 5.779,91 pada perdagangan Kamis, 15 Juni 2017. Sementara Indeks LQ45 turun 3,77 poin atau 0,39 persen ke level 970,40.

Sentimen negatif dari kebijakan Bank sentral Amerika Serikat (AS), yaitu Federal Reserve (The Fed) yang menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 persen menjadi 1-1,25 persen menjadi salah satu pemicunya.

Kondisi tersebut mendorong investor melakukan aksi jual sejak perdagangan dibuka pagi tadi. Aksi jual menyasar saham-saham unggulan. Hanya beberapa sektor saja yang masih bisa menguat, sisanya jatuh ke zona merah.

Posisi tertinggi IHSG sempat terjadi pada posisi 5.791,204 dan terendah pada 5.773,156. Perdagangan hari ini sendiri berjalan cukup sepi dengan frekuensi 149.970 kali transaksi dan volume sebanyak 3 miliar lembar saham senilai Rp2,4 triliun.

Enam dari sepuluh sektoral saham di lantai bursa kompak melemah dipimpin sektor aneka industri yang turun 2,51 persen.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya, Gudang Garam (GGRM) naik Rp850 ke Rp79.850, Pelat Timah Nusantara (NIKL) naik Rp465 ke Rp5.075, Metropolitan Kentjana (MKPI) naik Rp450 ke Rp26.150 dan Matahari (LPPF) naik Rp275 ke Rp14.950.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya, United Tractors (UNTR) turun Rp600, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp475 ke Rp17.600, Siloam (SILO) turun Rp300 ke Rp12.350 dan Astra International (ASII) turun Rp275 ke Rp8.875. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Dwitya Putra

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

9 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

10 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

10 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

10 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

11 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

11 hours ago