Headline

Februari 2016, Pertumbuhan Kredit Bank Mencapai 8,24%

Jakarta – Perbankan terus berupaya mendorong pertumbuhan kredit untuk mencapai target pertumbuhan 14% tahun ini. Berdasarkan data Biro Riset Infobank, hingga Februari 2016 total penyaluran kredit yang dikucurkan bank umum mencapai Rp3.967,91 triliun. Angkanya meningkat sebesar 8,24% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp3.665,69 triliun.

Namun, jika dihitung secara year to date (ytd), pertumbuhan kredit tercatat minus 2,22% dibandingkan posisi 2015 yang mencapai Rp4.057,90 triliun. Artinya, dalam dua bulan pertama, pertumbuhan kredit belum sejalan dengan target yang ditetapkan.

Kendati demikian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini, bahwa pertumbuhan kredit perbankan tahun ini akan lebih baik ketimbang tahun lalu. Hal itu pernah disampaikan Muliaman D. Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK. Ia optimis dengan mematok pertumbuhan sebesar 14% dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).

Penurunan BI Rate menjadi 6,75% oleh Bank Indonesia yang diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) beberapa waktu lalu dapat menjadi salah satu pemicu pertumbuhan kredit perbankan. Diturunkannya BI rate diharapkan dapat mendorong penurunan suku bunga dana yang diharapkan dapat menekan cost of fund perbankan. Sehingga, suku bunga kredit yang dilempar ke pasar dapat di-absorb pasar.

Muliaman juga tak memungkiri, bahwa target penyaluran kredit masih harus melihat kembali kondisi makro dan perlambatan ekonomi Tiongkok. Dua hal ini akan mempengaruhi ekonomi negara berkembang dan berdampak pada penyaluran kredit perbankan tahun ini. “Sejatinya (target kredit) memang masih perlu dievaluasi kembali, namun kita tetap optimis (2016) lebih baik (dari 2015)” ujar Muliaman kepada Infobanknews.com beberapa waktu lalu. (*)

Apriyani

Recent Posts

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

8 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

10 hours ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

13 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

14 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

14 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

14 hours ago