Keuangan

Fankar Umran Diangkat jadi Dirut Askrindo

Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo telah mengubah jajaran direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perseroan atas persetujuan pemegang saham memutuskan untuk mengangkat Direktur Utama (Dirut) baru Askrindo.

Berdasarkan informasi yang diterima Infobanknews, RUPS tersebut mengangkat Fankar Umran menggantikan Priyastomo sebagai Dirut Askrindo.

Fankar Umran merupakan seorang profesional di bidang asuransi dan bankir senior. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT BRI Asuransi Indonesia pada Januari 2020. Fankar mengawali karir di Bank BRI sebagai management trainee. 

Baca juga: Terus Bertransformasi, Askrindo raih Insurance Market Leader Award 2023

Selain itu, Budhi Novianto diangkat sebagai Direktur Bisnis menggantikan Erwan Djoko Hermawan.

Adapun susunan terbaru jajaran Direksi PT Askrindo sebagai berikut:

  1. Direktur Utama: Bpk Fankar Umran
  2. Direktur Bisnis: Bpk Budhi Novianto
  3. Direktur Keuangan: Bpk Liston Simanjuntak
  4. Direktur Teknik: Bpk. Vincentius Wilianto
  5. Direktur Kepatuhan, SDM & MR: Bpk. Kun Wahyu Wardana

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

38 mins ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

1 hour ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

2 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

2 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

2 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

2 hours ago