“Porsi kita melakukan pembiayaan ke IKM berorientasi ekspor ini agar mereka tidak kesulitan dalam modal merek, dalam kegiatan impor bahan baku atau modal kerja dalam bayar karyawan itu, makanya kami fasilitasi, dan menggandeng bea cukai,” ujarnya.
(Baca juga: Nilai Ekspor Global Meningkat 6,5%)
Sektor IKM atau Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) pada 2013, jumlah UKM di Indonesia mencapai 57,9 juta unit usaha dengan total pekerja sebanyak 114,1 juta orang (96,99% lapangan kerja).
Sektor UKM telah menyumbang 57,48% Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, dengan total ekspor non migas yang mencapai Rp182,1 triliun atau menyumbang 15,68% total ekspor non migas Indonesia. Kontribusi UKM terhadap ekspor ini relatif kecil jika dibandingkan negara lain, seperti Malaysia (20%), India (40%), Singapura (60%), Korea Selatan (60%), dan Tiongkok (70%). (*)
Editor: Pauus Yoga
Poin Penting OJK dan BEI perkuat sinergi penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal, termasuk… Read More
Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More
Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More