News Update

Eks Pengurus BAPMI Luncurkan Buku Perjalanan Sejarah Pasar Modal RI, Ini Alasannya

Jakarta – Para mantan pengurus Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia (BAPMI) meluncurkan buku bertajuk “BAPMI dalam Perjalanan Sejarah Pasar Modal Indonesia (2002-2022): Sumbangsih Pasar Modal dalam Penegakan Hukum di Indonesia” di Bursa Efek Jakarta, Senin (26/8).

Buku karya Bacelius Ruru, dkk itu, memuat penggalan-penggalan memori dari para penulis yang merupakan bagian dari pelaku perjalanan sejarah BAPMI yang membentuk bunga rampai memori kolektif sejak tahap awal lahirnya gagasan pendirian hingga rampungnya likuidasi BAPMI. 

“Membaca buku ini akan membuat pembaca dapat melihat benang merah yang terajut menjadi cerita yang utuh mengenai BAPMI yang selama ini tidak pernah terungkapkan,” kata Penulis Buku BAPMI Bacelius Ruru, dikutip Senin, 26 Agustus 2024.

Baca juga : BSI Gelar Diskusi Bedah Buku tentang Perjalanan Perbankan Syariah di RI, Ini Kisahnya

Menurutnya, penggalan cerita dari setiap penulis melalui sudut pandang masing-masing, dengan penuturan ala insider-story dan insight story.

“Penuturan para penulis dalam Buku ini terasa ringan, namun sarat akan makna yang dapat dipetik hikmahnya oleh Otoritas Jasa Keuanganan, SROs, LAPS SJK, asosiasi-asosiasi di sektor keuangan,” jelasnya.

Baca juga : Buyung Poetra Sembada Bukukan Penjualan Rp744,41 M di Semester I 2024

Tak terkecuali bagi kalangan praktisi hukum, akademisi dan masyarakat konsumen sektor keuangan untuk pengembangan pasar modal khususnya dan sektor keuangan melalui penyelesaian sengketa di luar pengadilan yang adil, cepat, aksesibel, efektif dan efisien. 

Diketahui, BAPMI merupakan salah satu lembaga penyedia layanan alternatif penyelesaian sengketa pasar modal melalui perjanjian tertulis oleh para pihak yang bersengketa melalui mekanisme penyelesaian di luar pengadilan negeri yang telah diatur dalam hukum acara BAPMI.

Saat ini, peran dan fungsi BAPMI digantikan oleh Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK). (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Asing Net Buy Rp1,09 Triliun, Ini 5 Saham yang Paling Banyak Diborong

Poin Penting Investor asing kembali agresif masuk pasar saham dengan net foreign buy Rp1,09 triliun… Read More

37 mins ago

Danantara Targetkan Reformasi Besar Bank Himbara pada 2026

Poin Penting Danantara akan mereformasi bank Himbara pada 2026 untuk memperkuat likuiditas, kredit, dan kinerja… Read More

46 mins ago

OJK Ungkap Alasan Banyak Cabut Izin Usaha BPR dan BPRS

Poin Penting OJK mencabut izin BPR/BPRS terutama karena kasus fraud serta lemahnya tata kelola dan… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Hijau di 9.046, Sempat Cetak ATH Baru

Poin Penting IHSG menguat tipis 0,16% pada sesi I perdagangan Kamis (15/1) ke level 9.046,83… Read More

2 hours ago

Konsumsi Diproyeksi Pulih 2026, Bank Mandiri Ungkap Faktor Pendorongnya

Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More

2 hours ago

OJK Ungkap Perkembangan Spin Off UUS Perusahaan Multifinance

Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More

2 hours ago