Categories: Perbankan

Espay Dan Standard Chartered Luncurkan Penagihan Berbasis Digital

Jakarta – Espay perusahaan teknologi finansial berkolaborasi dengan Bank Standard Chartered meluncurkan Straight to Bank Pay (S2BPay). Kolaborasi ini merupakan wadah digital bagi perusahaan di Indonesia untuk menerima pembayaran secara online dengan berbagai macam metode.

S2BPay diluncurkan untuk membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menangkap peluang ekonomi digital. Selain itu penagihan berbasis digital di Indonesia saat ini sedang mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Joshua A. Dharmawan, Direktur Utama, Espay Payment Gateway menyampaikan dalam era ekonomi global ini kebutuhan akan kemudahan implementasi channel pembayaran oleh perusahaan multinasional yang memiliki pelanggan di mancanegara sangat dibutuhkan.

“Espay Payment Gateway memiliki channel yang lengkap untuk melayani S2Bpay dalam penerimaan pembayaran melalui channel-channel pembayaran di Indonesia,” ujar Joshua pada keterangannya, 25 Oktober 2021.

Asal tahu saja, sudah lebih dari 14 juta atau sekitar 22% dari total UMKM yang masuk ke perdagangan elektronik sampai Agustus 2021. Selain itu nilai transaksi perdagangan digital di Indonesia mencapai Rp 253 triliun pada 2020 dan diperkirakan akan meningkat hingga Rp 330,7 triliun pada 2021.

Bank Indonesia sendiri mencatat nilai transaksi uang elektronik pada Juli 2021 mencapai Rp25,4 triliun atau tumbuh 57,71% (yoy). Sementara, volume transaksi digital banking juga terus meningkat dengan mencapai 649,8 juta transaksi atau tumbuh 56,07% (yoy) pada Juli 2021.

Sebagai salah satu penyedia layanan pembayaran online, Espay telah terhubung dengan lebih dari 30 saluran pembayaran terkemuka di Indonesia. Solusi yang disediakan oleh Espay untuk S2BPay ini mencakup penerimaan pembayaran melalui virtual account, uang elektronik, kartu kredit dan lain-lain.

Selain untuk mendorong digitalisasi pembayaran, proses sistem antar server yang terhubung antara Espay dan S2BPay menghasilkan data yang akurat dan tepat waktu, sehingga status pembayaran dan rekonsiliasi terjadi secara otomatis dan terintegrasi. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

7 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

9 hours ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

11 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

12 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

13 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

13 hours ago