Jakarta- Menteri BUMN Erick Thohir hari ini (9/6) resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), Pejabat Administrator (Eselon III), dan Pejabat Pengawas (Eselon IV) di Lingkungan Kementerian BUMN.
Kegiatan ini dilakukan melalui video conference dengan dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN I dan II, Sekretaris Kementerian BUMN, sejumlah pejabat Eselon I Kementerian BUMN beserta perwakilan pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya.
Dalam sambutannya, Menteri Erick meminta kepada para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru untuk bersama-sama bergerak mengakselerasi implementasi kebijakan di lapangan melalui penguatan pengawasan atas kinerja BUMN, khususnya di masa Pandemi Covid-19 sekarang ini.
Sebelumnya, Menteri Erick telah melakukan terobosan baru dengan membagi BUMN menjadi 12 kluster dari yang semula berjumlah 27 kluster.
Kluster ini sudah dibentuk sebelumnya melalui Peraturan Menteri BUMN nomor PER01/MBU/03/2020 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kementerian BUMN.
“Dengan adanya Covid-19 ini justru sudah saat nya kita memperbaiki yang namanya supply chain dan juga bagaimana kita sebagai bangsa harus bisa berdikari. Jadi, nanti para Asdep ketika sudah menjabat jangan kaget kalau ada perubahan dengan portorfolio BUMN yang harus diawasi dan dipertanggungjawabkan ke depan, karena para Asdep ini yang menjadi ujung tombak dalam membantu kami (Menteri dan Wakil Menteri) agar implementasinya benar,” tandasnya.
Dengan begitu, daftar Pejabat baru yang dilantik Kementerian BUMN diantaranya sebagai berikut:
Eselon II
Selain Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Menteri BUMN juga melantik 5 (lima) orang Pejabat Administrator dan 3 (tiga) orang Pejabat Pengawas.
Para pejabat tersebut dilantik setelah sebelumnya Kementerian BUMN mengubah tatanan struktur organisasi yang telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER01/MBU/03/2020 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kementerian BUMN. Demikian siaran pers ini dibuat untuk disebarluaskan sebagaimana mestinya.
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support 6.865–7.000 dan resistance 7.275–7.410. Sentimen negatif… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More