Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menginginkan agar setiap BUMN mampu terus maju di tengah pandemi layaknya salah satu perusahaan asuransi raksasa Asia, Ping An Insurance. Perusahaan asal Tiongkok ini berhasil masuk dalam daftar Global 500 milik Fortune dan mencatatkan laba bersih sebesar US$21 juta pada 2020 lalu.
“Ping An Insurance bisa demikian maju karena tata kelola yang profesional, inovasi produk keuangan, dan adaptasi teknologi. Saya berharap BUMN dan sektor jasa keuangan Indonesia dapat bertransformasi dan berinovasi seperti Ping An,” ujar Erick pada video sambutannya, 28 April 2021.
Demi mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, pembenahan sektoral di BUMN dan sektor jasa keuangan secara komprehensif perlu terus dilakukan. Dengan demikian, badan usaha negara mampu semakin profesional, kuat, dipercaya masyarakat, dan mengikuti perkembangan zaman.
Selain itu, Erick juga berharap setiap BUMN dan pelaku sektor jasa keuangan dapat menjadi pilar ekonomi yang tidak hanya memberikan yang terbaik bagi pelanggannya namun juga memberikan nilai bagi pemegang saham dan masyarakat. Untuk itu, diperlukan pemikiran yang progresif, sinergi yang erat, serta tata kelola yang baik.
“Saat ini, hanya ada satu arah bagi ekonomi dan BUMN kita, yaitu maju untuk menjadi lebih kuat,” kata Erick. (*) Evan Yulian Philaret
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More