News Update

Erick Thohir Harus Benahi BUMN Secara Profesional

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk nama Erick Thohir sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggantikan nama Rini Soemarno pada periode kedua Pemerintahannya. Beberapa “pekerjaan rumah” sepeninggal Rini Soemarno pun menjadi tanggungjawabnya sebagai nahkoda baru Kementerian BUMN.

Harapan besar tentu berada di pundaknya untuk membenahi BUMN yang selama ini dirasa masih belum optimal, juga terutama untuk mempertahankan kinerja positif perbankan nasional.

Direktur Riset Centre of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah menilai Menteri BUMN yang baru harus membawa harapan baru yang lebih positif terhadap kinerja BUMN yang bisa diwujudkan melalui direksi BUMN yang profesional. Dirinya berharap, ke depan direksi BUMN khususnya perbankan harus diisi oleh kalangan profesional bukan karena faktor “like and dislike” pribadi.

“Kita memerlukan sosok yang punya kemampuan mengemban tugas besar di atas, menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan partai atau golongan,” kata Piter kepada Infobank di Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019.

Oleh karena itulah dirinya bersama puluhan ekonom sebelumnya telah mengirimkan surat terbuka untuk Presiden Jokowi terhadap harapan kinerja periode kedua Pemerintahan.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, budaya like and dislike memang masih melekat dalam struktur BUMN yang dipimpin oleh Rini pada periode sebelumnya. Pergantian beberapa direksi perbankan dalam akhir jabatanannya disebut mengandung unsur politik. Oleh karena itu dengan adanya nama baru nahkoda kapal besar BUMN diharap membawa kinerja BUMN semakin positif. (*)

Suheriadi

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

9 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

10 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

11 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

14 hours ago