News Update

Erick Thohir Dipercaya Mampu Benahi Tata Kelola BUMN

Jakarta – Erick Thohir dinilai cukup berkompeten menduduki jabatan Menteri BUMN yang baru menggantikan Rini Soemaeno untuk Pemerintahan Jilid kedua Presiden Jokowi.

Hal tersebut disampaikan Ekonom Indef Enny Sri Hartati saat menghadiri diskusi Visi mengenai Mencermati Kabinet Jokowi Jilid Dua di Jakarta. Enny bahkan menyebut, Erick mampu mengubah tata kelola budaya penunjukan posisi direksi menjadi lebih profesional.

“Salah satu yang kita inginkan bagaimana mengembangkan, atau membenahi tata kelola BUMN lebih berdasarkan profesionalisme dan menempatkan talent terbaik yang akan menduduki jabatan atau direksi BUMN,” kata Enny di Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019.

Enny menilai saat ini tidak ada pedoman khusus mengenai penujukan tokoh sebagai direksi BUMN. Menurutnya pada kepemimpinan Rini penunjukan direksi masih berlandaskan pada intervensi politik. Sedangkan pengalaman Erick sebagai ketua Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC) pada 2018 dinilai berhasil mengelola anggaran dan mengkordinasikan kepentingan Pemerintah serta vendor penyelenggara.

“Begitu penentuan direksi misal siapa komisaris utama di sebuah BUMN tidak ada sistem yang akan meng-guidance. Karena biasanya ditentukan oleh sistem atau intervensi pokitik. Mudah-mudahan pak Erick punya potensi pengelolaan,” kata Enny.

Sebelumnya, kehadiran Erick Thohir di Istana Kepresidenan pada hari ini (21/10) santer disebut-sebut akan menggantikan posisi Rini Soemarno sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Periode 2019-2022. Pria berusia 49 tahun tersebut memang telah malang-melintang di dunia usaha.

Erick tercatat sebagai pendiri Mahaka Group yang membawahi Harian Republika, JakTV, stasiun radio GEN 98.7 FM, Prambors FM, Delta FM, dan FeMale Radio. Pria ini juga pernah dipercaya Presiden Jokowi untuk menjadi Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC) pada 2018. Tak hanya itu, dirinya juga sempat menjadi Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf pada Pemilu 2019. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

4 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

5 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

5 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

6 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

7 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

8 hours ago