Perbankan

Erick Thohir Buka Suara Pengunduran Diri Arif Rosyid sebagai Komisaris BSI

Jakarta – Menteri BUMN, Erick Thohir buka suara terkait pengunduran diri M. Arief Rosyid Hasan selaku Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI) setelah bergabung dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) kubu pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran.

Erick menyatakan, bahwa pihaknya menghormati keputusan Arif Rosyid untuk mengundurkan diri dari BSI. Pasalnya, Komisaris dan Direksi yang ingin ikut berkampanye harus melepas jabatannya sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

Baca juga: Gandeng BSI, Sucor Asset Management Genjot Dana Kelolaan dan Inklusi Pasar Modal Syariah

“Karena itu saya menghormati keputusan saudara Arif Rosyid yang sejak awal BSI saya memang tugaskan untuk bagaimana mendorong pergerakan di anak muda ini bisa lebih dekat dengan ekonomi syariah waktu itu. Kebetulan beliau juga bekas HMI,” kata Erick saat ditemui media di kantornya, Kamis 9 November 2023.

Dia pun menyampaikan bahwa untuk mengisi kekosongan komisaris di BSI nantinya akan di cari kembali. 

“Ya karena itu nanti pergantian komisarisnya kita cari lagi. Memang gak hanya saudara Arif Rosyid saja. Banyak komisaris yang lagi mundur kok sekarang, ini saya lagi data,” ungkapnya.

Seperti diketahui, dalam keterbukaan informasi, Manajemen BSI menyebutkan bahwa M. Arief Rosyid telah mengajukan surat pada tanggal 6 November 2023 perihal Pengunduran Diri sebagai Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Baca juga: Suku Bunga Naik, BSI Optimistis Kredit Tetap Tumbuh 15 Persen hingga Akhir 2023 

“Terkait dengan hal tersebut, Perseroan akan memperhatikan ketentuan tata kelola perusahaan yang baik yang berlaku bagi Perseroan sebagai Bank,” ujar Corporate Secretary & Communication BSI, Gunawan Arief Hartoyo dalam keterbukaan informasi pada Rabu, 8 November 2023. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

25 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago