Ekonomi dan Bisnis

Erick Thohir Angkat Nawal Nely Jadi Komisaris PLN, Berikut Susunan Barunya

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) memutuskan mengubah susunan Komisaris perseroan. Nawal Nely diangkat menjadi Komisaris PLN.

Nawal Nely sendiri sebelumnya merupakan Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Pada RUPS PT PLN yang digelar Selasa (19/3), Menteri BUMN juga memutuskan pemberhentian dengan hormat Eko Sulistyo dan Tedi Bharata sebagai Komisaris PLN. 

Baca juga : RUPST Mandiri Hari Ini: Putuskan Pembagian Dividen dan Bahas Pengganti Siddik Badruddin

Dengan perubahan di atas maka susunan Dewan Komisaris PLN menjadi sebagai berikut:

1.       Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Agus Dermawan Wintarto Martowardojo

2.       Wakil Komisaris Utama: Suahasil Nazara

3.       Komisaris: Mohamad Ikhsan

4.       Komisaris: Dadan Kusdiana

5.       Komisaris: Dudy Purwagandhi

6.       Komisaris: Susiwijono Moegiarso

7.       Komisaris Independen: Charles Sitorus

8.       Komisaris Independen: Arcandra Tahar

9.       Komisaris: Nawal Nely

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang diberikan oleh Eko Sulistyo dan Tedi Bharata sebagai Komisaris PLN.

Baca juga : RUPST Bank BNI: Direksi Dirombak, Ini Susunan Direksi yang Baru

“Keluarga Besar PLN mengucapkan selamat bertugas kepada Ibu Nawal Nely. Kami juga menyampaikan terima kasih atas sumbangsih dan dedikasi yang telah diberikan oleh Bapak Eko Sulistyo dan Bapak Tedi Bharata,” ujar Darmawan dikutip 20 Maret 2024.

Darmawan menegaskan, PLN berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi pelanggan dan menjalankan transisi energi demi memastikan kehidupan yang lebih baik.

“PLN terus berkomitmen untuk melakukan transformasi guna memberikan pelayanan yang terbaik dan prima bagi seluruh pelanggan di Tanah Air. Dengan hadirnya Komisaris baru, kami yakin akan meningkatkan kinerja PLN, khususnya dalam memberikan layanan ke masyarakat dan menjalankan transisi energi untuk mencapai Net Zero Emissions pada 2060,” tutup Darmawan. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Harga Emas Antam Cs Naik Serentak, Ini Rincian Lengkapnya

Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More

28 mins ago

Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp16.835 per Dolar AS, Dipicu Sentimen Global

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More

53 mins ago

Bank INA Optimistis Kredit Tumbuh 15–20 Persen di 2026, Lampaui Target OJK

Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More

1 hour ago

IHSG Kembali Dibuka Naik 0,36 Persen ke Posisi 8.425

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More

1 hour ago

OJK bakal Hapus KBMI 1, Bank INA Bilang Begini

Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More

2 hours ago

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.170, dengan potensi menuju 8.440-8.503.… Read More

2 hours ago