Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang baru, Erick Thohir, menjadi salah satu figur baru nan segar yang memberikan penuh harapan bagi perusahaan BUMN.
Bagaimana tidak, ia sendiri telah memaparkan misi dan rencananya ke depan untuk melakukan gebrakan-gebrakan, bahkan mendobrak guna membenahi kinerja perusahaan-perusahaan BUMN.
“Dalam membangun BUMN penting sekali bagi saya untuk membuat tim yang berdasarkan good corporate governance. Tim yang profesional dan transparan,” ujarnya, di Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.
Hal ini ia lakukan untuk membangun ekosistem yang sehat antara pihak BUMN, swasta, Bumdes, dan BUMD, sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Dirinya menyatakan lebih lanjut bahwa pihaknya dan rekan-rekan lainnya di BUMN adalah figur-figur pendobrak yang siap untuk mewujudkan visi presiden terhadap BUMN.
“Kita semua ini adalah pembantu yang siap mendobrak. Jadi bukan hanya saya, saya yakin dari kementerian kesehatan, kementerian pariwisata, kita akan bersih-bersih dan dobrak-dobrak. Tapi hasilnya yang terbaik untuk rakyat,” ucapnya. (*) Steven
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More