Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang baru, Erick Thohir, menjadi salah satu figur baru nan segar yang memberikan penuh harapan bagi perusahaan BUMN.
Bagaimana tidak, ia sendiri telah memaparkan misi dan rencananya ke depan untuk melakukan gebrakan-gebrakan, bahkan mendobrak guna membenahi kinerja perusahaan-perusahaan BUMN.
“Dalam membangun BUMN penting sekali bagi saya untuk membuat tim yang berdasarkan good corporate governance. Tim yang profesional dan transparan,” ujarnya, di Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.
Hal ini ia lakukan untuk membangun ekosistem yang sehat antara pihak BUMN, swasta, Bumdes, dan BUMD, sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Dirinya menyatakan lebih lanjut bahwa pihaknya dan rekan-rekan lainnya di BUMN adalah figur-figur pendobrak yang siap untuk mewujudkan visi presiden terhadap BUMN.
“Kita semua ini adalah pembantu yang siap mendobrak. Jadi bukan hanya saya, saya yakin dari kementerian kesehatan, kementerian pariwisata, kita akan bersih-bersih dan dobrak-dobrak. Tapi hasilnya yang terbaik untuk rakyat,” ucapnya. (*) Steven
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More