Era Digital Media (AWAN) Catat Laba Bersih Rp4,22 Miliar, Naik 150 Persen di Q2 2025

Jakarta – PT Era Digital Media Tbk (AWAN) telah mengumumkan laporan keuangan untuk periode kuartal II 2025, dengan laba bersih mengalami kenaikan dua kali lipat atau tumbuh 150 persen menjadi sebesar Rp4,22 miliar dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu Rp1,69 miliar. 

Berdasarkan pencapaian tersebut, total pendapatan tercatat senilai Rp37,45 miliar atau meningkat 14,9 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp32,64 miliar. 

Peningkatan pendapatan itu utamanya didorong oleh lonjakan pendapatan dari lini bisnis pengolahan data/cloud mencapai sebesar 50,3 persen menjadi Rp15,14 miliar dari sebelumnya Rp10,07 miliar.

Baca juga: Era Digital Media Tawarkan Harga IPO Rp100 per Saham

AWAN juga mencatatkan peningkatan kenaikan tajam pada brand activation pada kuartal II ini yang naik 50,6 persen atau sebesar Rp15,15 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp10,06 miliar.

Melihat pencapaian positif tersebut, Direktur Utama AWAN, Shaanee P. Harjani, mengatakan bahwa hal itu mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menavigasi dinamika pasar digital dan menjalankan efisiensi operasional yang berkelanjutan.

“Prospek bisnis komputasi AWAN di Indonesia sangat menjanjikan, kami yakin pertumbuhan bisnis akan meningkat lagi pada kuartal berikutnya,” ucap Shaanee dalam keterangan resmi dikutip, Jumat, 1 Agustus 2025.

Baca juga: Ekspansi Anak Usaha, Era Digital Media Incar Rp82,5 M Lewat IPO

Adapun, pada kuartal II 2025 total aset Perseroan meningkat sebanyak Rp120,99 miliar atau naik 12,3 persen dari periode yang sama sebelumnya sebesar Rp107,73 miliar. 

Di sisi lain, pada 2025 ini, AWAN menargetkan pendapatan tumbuh 30 persen dengan fokus pada pengembangan layanan cloud yang lebih inovatif dan alokasi belanja modal (capex) untuk memperluas infrastruktur data center serta penambahan server karena kenaikan jumlah pelanggan yang mengalami kenaikan. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

2 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

3 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

7 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

7 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

11 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

13 hours ago