Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Istimewa)
Jakarta–PT Equity Life Indonesia (Equity Life Indonesia) pada tahun ini akan fokus mengembangkan teknologi informasi (TI) untuk memudahkan para nasabah setianya. Untuk itu perseroantelah telah menyiapkan dana sekitar Rp10 miliar.
Presiden Direktur Equity Life Indonesia, Samuel Setiawan mengungkapkan, pihaknya dari tahun ke tahun memang telah menganggarkan dana untuk mengembangkan TI dengan nilai investasi di kisaran Rp10 miliar hingga Rp15 miliar.
“Sisi TI company kita memang harus terus investasi cukup besar. Sejak 2014 saja setiap satu tahun sekitar Rp10 miliar hingga Rp15 miliar dan tiap tahun meningkat. Namun pada tahun ini kita siapkan Rp10 miliar,” jelas Samuel Setiawan di Kantor Equity Life Indonesia, Jakarta, Rabu, 23 Agustus 2017.
Dirinya menambahkan, penyiapan anggaran tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan keuangan secara digital dan juga mempermudah para nasabah setianya untuk menjalankan transaksi di Equity Life Indonesia
“Penyiapan anggaran ini kita lakukan bagaimana untuk memberikan kemudahan untuk pemegang polis dalam rangka menyampaikan klaim dan bagaimana nasabah mendapatkan kemudahan lebih,” pungkasnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More