News Update

Enam Peran Wanita dalam Womenomics

MENURUT Goldman Sachs, womenomics adalah tentang kontribusi perempuan terhadap angkatan kerja dan peluang untuk partisipasi yang lebih besar dalam perekonomian. Kendati kerap menghadapi diskriminasi gender dan dianggap sebagai makluk yang lembut, perempuan sangat resilien dalam menghadapi kesulitan. Mereka juga lebih mudah meraih dukungan sosial, lebih fleksibel dalam beradaptasi dan mudah membangun jaringan.

Saat badai krisis menerpa, perempuan lebih resilien sehingga bisa segera menjadi motor penggerak ekonomi keluarga dengan melakukan pekerjaan informal. Perempuan bisa menciptakan peluang usaha kecil, seperti membuat kue, menjahit kebutuhan lokal, menjual jasa cuci gosok, atau mengolah sumber daya yang ada untuk bertahan hidup. Makanya pelaku usaha ultramikro dan mikro di dunia pun didominasi oleh kaum wanita.

Menurut kajian Biro Riset Infobank bertajuk The Most Outstanding Women 2025, peran wanita dalam perekonomian atau womenomics terlihat dari enam hal, diantaranya partisipasi dalam pasar tenaga kerja. “Bukan karena gender pria atau wanita untuk bisa mendapatkan pekerjaan dan kesempatan berkarir. Justru wanita memiliki keunikan untuk mendukung kemajuan dalam berkarier,” ujar Azizatun Azhimah, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum LPPNPI, kepada Infobank bulan lalu.

Baca juga: Womenomics: Makhluk “Cerewet” yang Multitasking dan Produktif

Peran berikutnya adalah dalam kepemimpinan, dimana kaum wanita bisa mengambil kesempatan untuk berprestasi dan menjadi seorang pemimpin. “Saya melihat struktur untuk relasi gender yang dianggap patriarkis di Indonesia itu telah berubah menjadi egaliter. Artinya, kita semua mendapatkan kesempatan dan perlakuan yang sama. Saya pun tidak pernah merasa didiskirminasi dimanapun saya berada, baik itu perbankan, ekonomi, olahraga, budaya, dan politik,” ujar Indah Kurnia, Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat kepada Infobank Maret lalu.

Peran berikutnya adalah wanita lebih memiliki modal sosial. “Keterlibatan wanita dalam social capital sangat penting untuk mendorong perubahan positif bagi masyarakat. Di Manulife Indonesia, kami berkomitmen untuk memberdayakan wanita, termasuk nasabah dan rekan kerja, dengan memastikan akses yang setara terhadap layanan keuangan. Keberhasilan mereka akan memberikan dampak positif bagi komunitas dan ekonomi pada umumnya,” ujar Lauren Sulistiawati, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia kepada Infobank.

Baca juga: Womenomics: Makhluk “Cerewet” yang Multitasking dan Produktif

Peran lainnya adalah tingginya wanita dalam mengelola keuangan dan mengambil keputusan untuk konsumsi. “Perempuan itu umumnya lebih bijak dalam mengelola uang, mengutamakan pengeluaran yang essentials, sehingga keputusan untuk melakukan pembelian banyak dilakukan oleh perempuan,” ujar Vera Eve Lim, Direktur Keuangan Bank Central Asia (BCA) kepada Infobank.

Triswahyu Herlina, Direktur Permodalan Nasional Madani (PNM) menambahkan. “Keputusan-keputusan terkait aktivitas ekonomi keluarga ini akan sangat menentukan dan memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap perilaku konsumsi domestik, perilaku menabung & investasi, serta menyediakan pendidikan terbaik untuk anak-anak agar dapat menjadi sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas,” ujarnya kepada Infobank.

Seperti apa partisipasi penting lainnya kaum wanita dalam perekonomian? Siapa wanita-wanita tangguh dan luar biasa yang memimpin institusi jasa keuangan tanah air? Baca selengkapnya di Majalah Infobank Nomor 564 April 2025. (KM)

Galih Pratama

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat di 2025

Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More

52 mins ago

IHSG Ditutup Naik Hampir 1 Persen ke Posisi 9.032

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,94 persen ke level 9.032,58 dan sempat menyentuh All Time… Read More

1 hour ago

Purbaya Bakal Sikat 40 Perusahaan Baja China-Indonesia yang Diduga Mengemplang Pajak

Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More

2 hours ago

Permata Bank Bidik Pertumbuhan Kartu Kredit 20 Persen dari Travel Fair 2026

Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More

2 hours ago

Permata Bank Pede Kredit Konsumer Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Bank optimistis kredit konsumer tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, dengan prospek… Read More

3 hours ago

OTT Pegawai Pajak oleh KPK Dinilai Jadi Titik Balik Perkuat Kepercayaan Publik

Poin Penting OTT pegawai pajak dinilai momentum bersih-bersih institusi, bukan cerminan keseluruhan DJP. DPR menegaskan… Read More

3 hours ago