Seorang pria yang diduga ikut serta dalam penyerangan gedung konser yang menewaskan 137 orang di Moskow dibawa ke Pengadilan Distrik Basmanny di Moskow pada 24 Maret 2024 (foto:Istimewa)
Jakarta – Otoritas Rusia telah meringkus empat tersangka penembakan massal di sebuah konser Crocus City pada hari Jumat (22/3) malam, yang menewaskan 137 orang dan melukai ratusan lainnya. Keempatnya ditangkap di wilayah Bryansk.
Menurut laporan Al Jazeera, pengadilan Distrik Basmanny Moskow mengidentifikasi identitas keempatnya yang merupakan warga negara Tajikistan.
Para pelaku tersebut bernama Dalerdzhon Mirzoyev (32), Saidakrami Rachabalizoda (30), Syamsidin Fariduni (25) dan Mukhammadsobir Faizov (19).
Keempat tersangka dijadwalkan menghadiri persidangan pada Minggu (24/3) dengan tuduhan serangan terorisme. Kantor berita Associated Press melaporkan, Mirzoyev dan Rachabalizoda mengaku bersalah atas serangan tersebut.
Baca juga : Begini Cara Putin Perkuat Pasukan Operasi Khusus Rusia
Pengadilan merilis video yang menunjukkan petugas polisi membawa salah satu tersangka ke ruang sidang dengan tangan diborgol.
Di pengadilan, Mirzoyev, Rachabalizoda dan Fariduni menunjukkan tanda-tanda memar parah, termasuk wajah bengkak, sementara Faizov dibawa ke pengadilan dari rumah sakit dengan menggunakan kursi roda dan duduk dengan mata tertutup selama persidangan.
Dia dihadiri oleh petugas medis saat berada di pengadilan, di mana dia mengenakan gaun rumah sakit dan celana panjang dan terlihat dengan banyak luka. Telinga Rachabalizoda juga diperban dengan ketat.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin berjanji akan menghukum para pelaku yang berada di balik serangan teroris biadab tersebut. Menurutnya, keempat pria tersebut ditangkap ketika mencoba melarikan diri ke Ukraina.
Baca juga : Raih 87 Persen Suara, Putin Menang Telak di Pilpres Rusia 2024
“Kyiv dengan tegas membantah adanya kaitan dengan serangan tersebut,” jelasnya, dikutip Senin (25/3).
Meski demikian, Putin tidak membuat pernyataan publik mengenai klaim tanggung jawab ISIS. Dia mengatakan tujuh orang lainnya juga telah ditahan.
Motif Penembakan
Dalam rekaman video yang dipublikasikan oleh media Rusia, salah satu tersangka mengatakan dia ditawari uang untuk melakukan penyerangan di Balai Kota Crocus.
“Saya menembak orang,” aku salah satu tersangka.
Ketika ditanya alasannya melakukan penembakan dan penyerangan brutal tersebut, dia hanya menjawab singkat yakni “Demi uang.”
Pria tersebut mengatakan, bahwa dirinya telah dijanjikan setengah juta rubel (sedikit di atas $5.000). Salah satunya ditunjukkan menjawab pertanyaan melalui penerjemah Tajik.
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More