Perbankan

Empat Pilar RP2I 2020-2025 OJK di Era Digital Banking

Jakarta – Tren transformasi digital di sektor jasa keuangan semakin gencar dilakukan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator merespon perkembangan digitalisasi perbankan dengan membuat master plan di sektor jasa keuangan di 2021 sampai 2025, yaitu mengenai penguatan ketahanan dan daya saing SJK, pengembangan ekosistem jasa keuangan dan mengakselerasi transformasi digital.

“Dari master plan diturunkan ke RP2I 2020-2025 yaitu road map perkembangan perbankan Indonesia,” ungkap Moh. Eka Gonda Sukamana, CRISC Analis Eksekutif Senior Grup Inovasi Keuangan Digital OJK , dalam webinar yang digelar Infobank bertajuk “The DNA of Next-Generation Digital Banking” Kamis, 14 Juli 2022.

Lanjut Eka, di RP2I 2020-2025 memiliki empat pilar, yaitu penguatan dan keunggulan kompetitif, akselerasi transformasi digital, penguatan peran perbankan terhadap ekonomi nasional dan penguatan perizinan, pengaturan dan pengawasan. Menurutnya, hal tersebut dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan teknologi digital yang sangat cepat.

“Di pilar kedua itu yang mendorong untuk adanya akselerasi transformasi keuangan digital. Jadi RP2I ini sendiri dapat disesuaikan dengan perubahan dan perkembangan industri terkait dengan perkembangan teknologi juga yang akan datang,” jelasnya.

Lebih lanjut, cetak biru transformasi digital perbankan juga termasuk dalam penjabaran dari pilar kedua RP2I 2020-2025, dengan prinsip balance yaitu antara inovasi dengan prudential aspek untuk menjaga kinerja perbankan agar kondisinya tetap sehat.

Kemudian, prinsip teknologi netral dengan penggunaan teknologi yang tidak hanya fokus pada teknologi tertentu, sehingga bisa mengadopsi dan bisa mengikuti perkembangan teknologi. (*) Irawati

Evan Yulian

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

2 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

10 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

11 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

12 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

13 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

13 hours ago