Jakarta -Kementrian Keuangan menetapkan empat pilar pendukung kebijakan strategis. Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Organisasi, Birokrasi, dan Teknologi Informasi (OBTI) Susiwijono selaku Ketua Pelaksana Harian Tim Reformasi Birokrasi dan Transformasi Kelembagaan Pusat (TRBTKP/CTO) mengungkapkan, beberapa kebijakan strategis di tingkat Kementrian Keuangan saat ini sudah disatukan, sehingga menjadi sejalan dengan progra, transformasi kelembagaan.
Adapun keempat pilar tersebut adalah, pertama, perencanaan strategis dengan merumuskan visi, misi, tujuan, serta sasaran Kementerian Keuangan untuk jangka menengah dan panjang. “Kita merumuskan visi, misi, tujuan dan sasaran Kementerian Keuangan ke depan, jangka menengah dan panjang,” jelasnya.
Pilar kedua, yang berkaitan dengan berbagai inisiatif strategis program Reformasi Birokrasi dan Transformasi Kelembagaan yang telah dihasilkan dan dijalankan oleh Project Management Office (PMO) dan CTO. Selanjutnya, pilar ketiga dan keempat terkait dengan pengelolaan kinerja yang sebelumnya dikelola oleh Sekretariat Jenderal (Setjen), dan pengeloaan risiko yang sebelumnya dikelola di Inspektorat Jenderal (Itjen).
“Dari empat pilar tadi, kita membentuk transformasi kelembagaan, sehingga nanti akan sejalan semuanya,” jelasnya.(*)
Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More