Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar. (Foto: M Ibrahim)
Poin Penting
Jakarta – Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mewanti-wanti potensi guncangan terhadap perekonomian nasional menyusul mundurnya sejumlah petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat, 30 Januari 2026.
Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira menilai, pengunduran diri para pimpinan OJK tersebut diduga berkaitan dengan tuntutan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait rencana perubahan porsi investasi besar di pasar modal.
“Mundurnya Ketua OJK dan anggota Dekom OJK membuat shock semua pihak. Sepertinya ada tekanan dari eksekutif (atau) dari Presiden, terutama perubahan porsi besar-besaran asuransi dan jasa keuangan dalam investasi di saham,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat.
Baca juga: Ketua, Wakil Ketua, dan Satu Komisioner OJK Mundur, Siapa Menyusul?
Menurut Bhima, sektor jasa keuangan berpotensi dikorbankan untuk menahan arus keluar modal asing. Ia menilai, kebijakan tersebut berisiko mendorong investasi BUMN ke saham-saham spekulatif, seperti yang pernah terjadi pada kasus PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) pada 2020.
Saat itu, Asabri mencatat kerugian sekitar Rp10 triliun akibat penurunan harga saham.
Bhima juga menilai, pengunduran diri para petinggi OJK merupakan bentuk kritik terbuka terhadap tekanan politik. Ia memperingatkan, kondisi tersebut dapat berdampak langsung pada stabilitas ekonomi nasional.
“Pastinya ekonomi akan berguncang, menunjukkan kerapuhan dan hilangnya independensi dari lembaga otoritas keuangan. Ini masalah yang cukup serius. Elite cracking benar-benar sedang terjadi,” tegas Bhima.
Baca juga: Breaking News! Mahendra Siregar dan Inarno Djajadi Mundur dari OJK
Ia menambahkan, peristiwa ini berpotensi menurunkan kepercayaan investor terhadap pengelolaan pasar keuangan Indonesia. Bahkan, sejumlah lembaga internasional dinilai dapat menurunkan minat investasi di Tanah Air.
“Senin depan koreksi saham berisiko terjadi sebagai reaksi investor terhadap mundurnya ketua OJK,” tutupnya.
Sebelumnya, gelombang pengunduran diri mengguncang OJK. Tiga petinggi OJK menyampaikan pengunduran diri terlebih dahulu pada Jumat (30/1) sore, yakni Mahendra Siregar selaku Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK, Inarno Djajadi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK) OJK, serta I. B. Aditya Jayaantara, Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) OJK.
Baca juga: Tiga Petinggi OJK Mundur, Kepercayaan Pasar Modal Kembali Diuji
Tak lama berselang, Mirza Adityaswara, Wakil Ketua DK OJK, turut mengundurkan diri dari jabatannya.
Pengunduran diri tersebut telah disampaikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan akan diproses berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).
Terkait pengunduran dirinya, Mahendra menyatakan, keputusan tersebut ia lakukan bersama jajaran KE PMDK dan DKTK sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung langkah pemulihan yang diperlukan.
Baca juga: Jejak Karier Mirza Adityaswara, Wakil Ketua DK OJK yang Mundur di Tengah Gejolak IHSG
Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar, Sophia Isabella Watimena, Ketua Dewan Audit OJK, dilaporkan akan mengundurkan diri. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari yang bersangkutan ataupun pihak terkait. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Jakarta - Ekonom Senior sekaligus Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Ryan Kiryanto, menilai pengunduran… Read More
Poin Penting Mirza Adityaswara mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DK OJK tak lama setelah… Read More
Generali Indonesia luncurkan GEN Prime Link, produk asuransi jiwa unit link atau PAYDI yang memiliki… Read More
Poin Penting Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara resmi mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari… Read More
Poin Penting Tiga pejabat kunci OJK kompak mundur di tengah tekanan pasar dan pelemahan tajam… Read More
Poin Penting Tugu Insurance (TUGU) meraih Best Stock Awards 2026 sektor keuangan kategori mid cap… Read More