Perbankan

Empat Pemda Sepakat Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Jakarta – Empat pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Banten telah berkomitmen untuk melakukan penempatan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten.

Komitmen tersebut ditandai dengan pendantangan RKUD di Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Penandatanganan dilakukan empat pemda di Provinsi Banten, yakni oleh Pj Walikota Serang Yedi Rahmat, Pj Walikota Tangerang Nurdin, Pj Bupati Tangerang Andi Ony, dan Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan.

Pj. Gubernur Banten, Dr. Al Muktabar menyampaikan terimakasih kepada Plt. Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Kemendagri Horas Panjaitan telah memfasilitasi dan ikut serta mengawal dalam rangka mendukung Banten dalam arti luas pengaturan agenda kerja Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Baca juga: Pj Gubernur Banten Blak-blakan Tidak Akan Melepas Saham di Bank BJB

“Ke depan saya yakin betul Bank Banten ini sudah kuat dan akan makin kuat dengan adanya regulasi tekhnis impelementasi, dan prospektif ke depan dan juga ke entityan kita. Mudah – mudahan langkah yang kita ambil untuk Bank Banten untuk semakin kuat bisa menjadi motor perekonomian Banten,“ katanya.

Sementara, Plt.Direktur Utama Bank Banten Rodi Judo Dahono penunjukkan Bank Banten sebagai pengelola RKUD ini diyakini akan mendorong kinerja Bank Banten lebih kuat lagi. Pihaknya berharap ke depannya, empat pemda lainnya, yakni Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kota Cilegon, bisa dikelola oleh Bank Banten.  

“Dengan begitu, maka kami optimis akan dapat memboosting pertumbuhan bisnis Bank Banten melompat sangat tinggi dengan asumsi bahwa ekosistem bisnis-bisnis turunannya ikut masuk ke Bank Banten sehingga perkiraan kami Bank Banten akan menjadi 5 BPD terbesar dalam waktu 3 atau 4 tahun kedepan di Indonesia baik dari sisi asset maupun bottom line,” jelasnya.

Saat ini, Bank Banten tengah melaksanakan empat strategi utama melakukan penguatan permodalan, perbaikan tata kelola, pertumbuhan bisnis serta meningkatkan Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur Teknologi Informasi.

Baca juga: Muluskan Proses KUB, Bank Banten dan Bank Jatim Teken Perjanjian NDA

Bank Banten juga akan terus menerus melakukan perbaikan dan pengembangan bisnis dan operasional serta meningkatkan layanan guna memenuhi harapan seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan, sesuai nilai-nilai budaya perusahaan.

Sebagai informasi tambahan, sebelummya Kementerian Dalam Negeri sudah menerbitkan surat bernomor 900.1.1U.2/1T56/SJ yang berisikan perintah kepada bupati dan walikota di Banten untuk mengalihkan RKUD ke Bank Banten.

Surat itu merupakan tindak lanjut dari Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Banten Nomor 5 Tahun 2023 tentang Pendirian Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

16 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago