News Update

Empat Fase BNI Membangun UMKM

Jakarta – Sebagai badan usaha milik pemerintah (BUMN), Bank BNI mendapatkan mandat dari pemerintah untuk mendorong perekonomian nasional. Salah satunya adalah meningkatkan kapabilitas UMKM yang ada di Indonesia.

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto mengatakan, dalam membangun kapabilitas bisnis para pelaku UMKM, BNI mempunyai 4 fase. Fase produksi, fase proses, fase retail dan fase marketing.

Untuk fase pertama, BNI berupaya meningkatkan kapabilitas produksi UMKM melalui pendampingan dan pemberian bantuan kepada UMKM yang unfeasible dan unbankable.

Kemudian yang Fase proses dan fase retail itu adalah usaha yang sudah feasible tetapi tidak unbankable. Artinya punya prospek bisnis yang bagus tapi belum memenuhi syarat mendapatkan pembiayaan ke bank.

“Ini bisa kita biayai dengan CSR dan kredit usaha rakyat (KUR) apabila memang belum memenuhi syarat,” ujar Sis Apik dalam webminar yang diselenggarakan infobanknews, Jumat, 26 Februari 2021.

Kemudian ada fase Marketing dimana selain bisnisnya menjanjikan usahanya juga telah memenuhi syarat untuk mendapatkan pembiayaan dari bank. Di sini UMKM didorong untuk melebarkan pasarnya hingga ke tingkat internasional.

“(Di fase ini) kita harapkan kita bisa melakukan kolaborasi secara komersil. Bahkan kita buka akses pasar secara ekspor,” ucapnya.

Kemudian BNI juga melakukan berbagai langkah untuk memberdayakan UMKM seperti pembentukan klaster UMKM, perluasan pasar , pelatihan online dan offline serta pembiayaan UMKM secara digital. (*) Dicky F. Mualana

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

14 mins ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

9 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

9 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

12 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

12 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

12 hours ago