News Update

Empat Direksi CIMB Niaga Kompak Borong Saham BNGA

Poin Penting

  • Empat direksi CIMB Niaga kompak borong saham BNGA pada 2 Januari 2026, dipimpin Presiden Direktur Lani Darmawan yang menambah 190.600 saham di harga Rp1.770 per saham.
  • Kepemilikan saham masing-masing direksi meningkat, termasuk Pandji P. Djajanegara, Lee Kai Kwong, dan Fransiska Oei Lan Siem, dengan total pembelian ratusan ribu saham.
  • Total nilai transaksi mencapai Rp697,03 juta, dilakukan dalam rangka pelaksanaan Management Retention Program (MRP).

Jakarta – Empat direksi PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) kompak menambah kepemilikan saham perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan tercatat menambah kepemilikan sebanyak 190.600 saham dengan harga Rp1.770 per saham pada 2 Januari 2026..

Dengan transaksi tersebut, kepemilikan saham Lani meningkat dari 1.826.901 saham menjadi 2.017.501 saham atau setara 0,01 persen hak suara.

Baca juga: Menanti Gairah Kebangkitan Saham Perbankan, Siap Topang IHSG 2026?

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara juga tercatat membeli 55.000 saham BNGA pada harga yang sama. Kepemilikan saham Pandji meningkat dari 850.726 saham menjadi 905.726 saham.

Langkah serupa dilakukan Direktur CIMB Niaga lainnya, Lee Kai Kwong, yang menambah kepemilikan sebanyak 81.500 saham. Alhasil, kepemilikan sahamnya naik dari 832.400 saham menjadi 913.900 saham.

Baca juga: Intip Gerak Saham Asuransi Jelang Batas Pemenuhan Modal Minimum

Sementara itu, Direktur CIMB Niaga Fransiska Oei Lan Siem turut menambah porsi kepemilikan dengan membeli 66.700 saham. Kepemilikan sahamnya pun meningkat dari 1.088.901 saham menjadi 1.155.601 saham.

Jika diakumulasi, total transaksi pembelian saham dari empat direksi CIMB Niaga mencapai Rp697.026.000. Adapun tujuan dari aksi borong saham ini tersebut dalam rangka pelaksanaan Management Retention Program (MRT). (*)

Galih Pratama

Recent Posts

HSBC Resmikan Wealth Center di Surabaya, Begini Targetnya

Poin Penting HSBC membuka Wealth Center pertama di Surabaya, menjadi yang kelima di Indonesia dan… Read More

3 hours ago

Bank Muamalat Genjot Kembali Pembiayaan Emas Syariah

Gebrakan Bank Muamalat Genjot Pembiayaan Emas SyariahKepercayaan dan minat masyarakat yang tinggi terhadap emas sebagai… Read More

3 hours ago

BEI Pastikan Kenaikan Free Float ke 15 Persen Tak Ganggu Minat IPO

Poin Penting BEI berencana menaikkan aturan free float menjadi 15 persen secara bertahap untuk menyesuaikan… Read More

4 hours ago

KrediOne Perkuat Transformasi Digital, Fokus Layanan dan Perlindungan Konsumen

Poin Penting KrediOne memperkuat transformasi digital melalui sistem berbasis teknologi dan data untuk meningkatkan kualitas… Read More

4 hours ago

AXA Mandiri Luncurkan Produk Wealth Signature Berbasis Dolar AS, Ini Keuntungannya

Poin Penting AXA Mandiri meluncurkan Wealth Signature USD, asuransi dwiguna berbasis dolar AS yang menggabungkan… Read More

5 hours ago

Sawit Ilegal Ditertibkan, BKPM Dorong Solusi Jaga Pasokan Industri Hilir

Poin Penting BKPM khawatir penyitaan 4-5 juta ha lahan sawit ilegal pada 2026 berpotensi mengganggu… Read More

6 hours ago