Market Update

Emiten Rokok Sampoerna Beli Patriot Bond Danantara Rp500 Miliar

Poin Penting

  • PT H.M. Sampoerna Tbk membeli Surat Utang Jangka Panjang (SUJP) atau Patriot Bond yang diterbitkan BPI Danantara senilai Rp500 miliar.
  • Nilai investasi setara 1,76 persen dari ekuitas HMSP per akhir 2024 dan dinyatakan tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perseroan.
  • Partisipasi dalam Patriot Bond mencerminkan komitmen HMSP terhadap program pemerintah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan.

Jakarta – Emiten rokok Tanah Air, PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP) membeli Surat Utang Jangka Panjang (SUJP) yang ditawarkan tanpa melalui penawaran umum secara bertahap melalui PT Danantara Investment Management (Persero) senilai Rp500 miliar.

SUJP tersebut merupakan investasi berbentuk obligasi atau Patriot Bond yang diterbitkan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Baca juga: Menakar Patriot Bond Jilid II

Sekretaris Perusahaan HMSP, Andy Revianto mengatakan total nilai investasi tersebut sebesar 1,76 persen dari ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2024.

“Investasi ini tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha Perseroan,” ucap Andy dalam keterangannya dikutip, 24 Oktober 2025.

Baca juga: RUU Danantara dan Patriot Bond Masuk Prolegnas 2026, Celios Kasih Wanti-Wanti

Meski begitu, partisipasi perseroan dalam pembelian Patriot Bond mencerminkan komitmen HMSP dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan program pemerintah dalam pengelolaan lingkungan.

Berikut rincian pembelian SUJP Danantara yang dilakukan HMSP:

  1. SUJP Seri A senilai Rp250 miliar dengan bunga sebesar dua persen per tahun dan periode jatuh tempo sampai dengan 22 Oktober 2030
  2. SUJP Seri B senilai Rp250 miliar dengan bunga sebesar dua persen per tahun dan periode jatuh tempo sampai dengan 21 Oktober 2032. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank OCBC NISP Mau Buyback Saham Rp1 Miliar, Ini Tujuannya

Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More

4 mins ago

BGN Janji Tindaklanjuti Menu MBG Ramadan yang Melenceng dari Anggaran

Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More

8 mins ago

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Januari 2026 Anjlok 14 Persen

Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More

20 mins ago

KSPN Kritik Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih

Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More

30 mins ago

Insentif Ramadan-Lebaran Rp12,8 Triliun, DPR: Jangan Sekadar Stimulus Musiman

Poin Penting Pemerintah gelontorkan insentif Ramadan–Lebaran Rp12,8 triliun untuk jaga daya beli dan dorong konsumsi.… Read More

34 mins ago

Allo Bank Kantongi Laba Rp574 Miliar di 2025, Tumbuh 23 Persen

Poin Penting Allo Bank membukukan laba bersih Rp574 miliar pada 2025, naik 23 persen yoy,… Read More

49 mins ago