Market Update

Emiten Boy Thohir (ADRO) Tebar Dividen Interim Jumbo USD250 Juta, Catat Tanggalnya

Poin Penting

  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk menetapkan pembagian dividen tunai interim tahun buku 2025 sebesar USD250 juta
  • Keputusan Direksi dan Dewan Komisaris tertanggal 17 Desember 2025 ini mencerminkan kinerja keuangan yang kuat
  • Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 29 Desember 2025, pembayaran dividen dilakukan 15 Januari 2026 dalam rupiah, mengacu kurs tengah BI per 2 Januari 2026.

Jakarta – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) memutuskan membagikan dividen tunai interim untuk tahun buku 2025 sebesar USD250 juta. Dividen tersebut berasal dari laba bersih perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2025.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip 19 Desember 2025, keputusan pembagian dividen tunai interim ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan pada 17 Desember 2025.

Manajemen ADRO menyampaikan, langkah ini mencerminkan kinerja keuangan yang solid sekaligus komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan kepada para pemegang saham.

Baca juga: Bank Mandiri Bakal Tebar Dividen Interim Rp9,3 Triliun

Jadwal Pembagian Dividen Interim ADRO

  • Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 29 Desember 2025
  • Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 30 Desember 2025
  • Cum Dividen di Pasar Tunai: 2 Januari 2026
  • Ex Dividen di Pasar Tunai: 5 Januari 2026
  • Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai: 2 Januari 2026
  • Tanggal Pembayaran Dividen: 15 Januari 2026
Baca juga: Unilever Bakal Tebar Dividen Interim Rp3,30 Triliun, Catat Tanggalnya!

Meski dividen ditetapkan dalam mata uang dolar AS, pembayaran kepada pemegang saham akan dilakukan dalam mata uang rupiah, mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia per 2 Januari 2026 sebagai kurs konversi.

Secara kinerja, hingga September 2025, emiten Boy Thohir ini mencatatkan laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD301,58 juta. Adapun saldo laba ditahan sebesar USD3,32 miliar dan total ekuitas sebesar USD5,15 miliar. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

1 hour ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

2 hours ago

Ekonom Permata Bank Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More

2 hours ago

Prabowo-Trump Sepakati Tarif Resiprokal 19 Persen, Begini Pandangan Ekonom

Poin Penting Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump menyepakati tarif resiprokal 19… Read More

2 hours ago

ASLC Proyeksikan Permintaan Mobil Bekas Melonjak Jelang Lebaran 2026

Poin Penting PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) proyeksikan penjualan mobil bekas naik jelang mudik… Read More

2 hours ago

Kesepakatan Dagang RI–AS Tak Sepenuhnya Manis, Ini Catatan Ekonom

Poin Penting Tarif resiprokal RI–AS berisiko menahan ekonomi akibat lemahnya permintaan global, gangguan rantai pasok,… Read More

3 hours ago