Jakarta – PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), emiten produsen beras berhasil membukukan penjualan hingga Rp1,29 triliun di 2024 atau naik dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp1,28 triliun.
Meski begitu, perseroan masih mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp6,1 miliar di tahun 2024. Rugi tersebut dipicu oleh kenaikan harga bahan baku dan mendorong peningkatan beban pokok penjualan menjadi Rp1,19 triliun dari tahun 2023 Rp1,18 triliun.
Sementara itu, upaya diversifikasi usaha perseroan terus menunjukkan prospek yang menjanjikan, terlihat dari bisnis investasi keuangan yang dijalankan anak usaha PT Hoki Investasi Sejati (HIS).
Baca juga: Pemerintah Jamin Produksi Beras Nasional Surplus di Tengah Krisis Pangan Global
Pada 2024, HIS berhasil membukukan pendapatan dividen sebesar Rp9,34 miliar dan mendorong total nilai aset HIS per akhir Desember 2024 tercatat sebesar Rp306,6 miliar.
Lalu, dari sisi penjualan bisnis yang digeluti oleh anak usaha HOKI lainnya, yakni PT Hoki Distribusi Niaga (HDN) mencatat penjualan produk Dailymeal pada tahun 2024 sebesar Rp10,15 miliar atau naik 114,05 persen dibandingkan tahun 2023 yang senilai Rp4,74 miliar.
Direktur HOKI, Budiman Susilo, mengatakan bahwa, di tahun ini terdapat tiga hal yang menjadi fokus utama Perseroan untuk mendorong masyarakat semakin mengenap produk alternatif bera sehat ke depannya.
“Pertama, mengedukasi masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi beras sehat. Kedua, memastikan ketersediaan dan kemudahan produk Dailymeal untuk didapatkan. Ketiga, terus berinovasi menciptakan produk-produk alternatif beras sehat yang baru,” ucap Budiman dalam keterangan resmi di Jakarta, 24 Maret 2025.
Baca juga: Pacu Bisnis Daily Meal, HOKI Gelontorkan Capex Rp15 Miliar
Adapun, dengan melihat permintaan produk Dailymeal yang terus tumbuh pesat, Perseroan telah melakukan antisipasi dengan membangun pabrik baru.
Saat ini, HOKI melalui entitas anak usaha, PT Koki Sehat Sejahtera tengah membangun pabrik Dailymeal baru di Jawa Tengah yang ditargetkan akan selesai pada pertengahan 2025 ini. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More