News Update

Emas Antam, Galeri24, dan UBS Kompak Naik, Ini Daftar Harganya di Pegadaian

Poin Penting

  • Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS di Pegadaian kembali naik, dengan Antam kini dijual Rp2.596.000 per gram.
  • Kenaikan harga emas dipicu oleh faktor global dan domestik seperti fluktuasi harga emas dunia, nilai tukar rupiah, dan permintaan pasar.
  • Pegadaian menyediakan berbagai ukuran emas, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram untuk Antam dan Galeri24, serta hingga 500 gram untuk UBS.

Jakarta - Harga emas untuk tiga produk logam mulia, yakni Antam, Galeri24, dan UBS di Pegadaian, Rabu (15/10), kembali mengalami kenaikan. 

Berdasarkan laman Sahabat Pegadaian, harga jual emas Antam naik menjadi Rp2.596.000 per gram, dibandingkan hari sebelumnya yang berada di Rp2.565.000 per gram.

Emas Galeri24 juga mengalami kenaikan ke level Rp2.389.000 per gram, dari harga sebelumnya Rp2.335.000 per gram.

Baca juga: Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Naik, Segram Ada yang Tembus Rp2.565.000

Sementara itu, harga emas UBS turut naik ke Rp2.411.000 per gram, dibandingkan Rp2.385.000 per gram pada hari sebelumnya.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas

Kenaikan harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor global dan domestik, antara lain:

  • Fluktuasi harga emas dunia
  • Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
  • Permintaan pasar dalam negeri

Baca juga: Rupiah Bergerak di Kisaran Rp16.000-Rp16.650, Sentimen AS-Tiongkok Meningkat

Diketahui, untuk ketersediaan produk, berikut informasi ukuran emas yang ditawarkan oleh masing-masing merek:

  • Emas Antam & Galeri24: tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram
  • Emas UBS: tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram

Page: 1 2

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

22 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

22 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

1 day ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

1 day ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

1 day ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

1 day ago